World Cleanup Day Blitar, Sungai Rembang Jadi Fokus Bersih

Minggu, 21 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Blitar Elim Tyu Samba ikut aksi bersih-bersih Sungai Rembang pada peringatan World Cleanup Day 2025, Sabtu (20/9/2025). (Foto RadarBangsa/Ho Kmf)

Wakil Wali Kota Blitar Elim Tyu Samba ikut aksi bersih-bersih Sungai Rembang pada peringatan World Cleanup Day 2025, Sabtu (20/9/2025). (Foto RadarBangsa/Ho Kmf)

BLITAR, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kota Blitar bersama berbagai komunitas dan stakeholder menggelar aksi bersih-bersih Sungai Rembang pada Sabtu (20/9/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan World Cleanup Day (WCD) 2025, sebuah gerakan global untuk menjaga kebersihan bumi yang diikuti jutaan relawan di berbagai negara.

Di Kota Blitar, momentum ini tidak hanya dimaknai sebagai agenda tahunan, tetapi juga komitmen nyata pemerintah daerah untuk menghadirkan lingkungan kota yang bersih, sehat, dan nyaman bagi warganya.

Wakil Wali Kota Blitar, Elim Tyu Samba, yang turut hadir dalam kegiatan itu menekankan pentingnya keterlibatan semua elemen masyarakat. Menurutnya, aksi gotong royong semacam ini akan berdampak jangka panjang pada kualitas hidup warga.

“Kita menciptakan Kota Blitar yang lebih bersih dan indah. Harapannya ke depan semakin banyak kegiatan seperti ini yang diinisiasi berbagai pihak yang cinta lingkungan,” ujar Elim.

Dengan mengusung tema“Menuju Indonesia Bersih 2029”, aksi WCD 2025 di Blitar melibatkan sekitar 150 peserta dari berbagai unsur, mulai dari komunitas lingkungan, pelajar, hingga perangkat daerah. Selain Sungai Rembang, kerja bakti juga menjangkau gang-gang kecil dan sudut kota yang kerap luput dari perhatian.

Sekretaris Daerah Kota Blitar, Priyo Suhartono, menambahkan bahwa pelaksanaan WCD sejalan dengan instruksi Kementerian Lingkungan Hidup. Ia menyebut konsistensi kegiatan kebersihan menjadi salah satu faktor Kota Blitar meraih penghargaan Adipura.

“Konsistensi aksi bersih-bersih turut mendukung prestasi Kota Blitar yang telah meraih penghargaan Adipura. Momentum ini kita jadikan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan sekaligus menerapkan prinsip 3R, yaitu Reduce, Reuse, Recycle,” kata Priyo.

Selain membersihkan area sungai, peserta juga melakukan edukasi kepada masyarakat sekitar tentang pentingnya memilah sampah sejak dari rumah tangga. Langkah ini diharapkan mampu menekan volume sampah yang berakhir di aliran sungai.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Blitar, Jajuk Indihartati, menyampaikan bahwa WCD telah menjadi agenda rutin yang konsisten digelar setiap tahun. Ia mengapresiasi peran aktif komunitas lingkungan dan semua pihak yang turut menyukseskan kegiatan tersebut.

“World Cleanup Day bukan hanya seremonial, tetapi gerakan bersama yang membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Dengan kebersamaan, kita bisa menjaga sungai tetap bersih dan bebas dari sampah,” ujarnya.

Warga yang ikut serta dalam kegiatan ini menyambut positif langkah Pemkot Blitar. Mereka berharap agenda bersih-bersih tidak hanya berhenti pada peringatan WCD, tetapi juga menjadi gerakan berkelanjutan yang tumbuh dari kesadaran kolektif.

“Bersih-bersih sungai itu tanggung jawab kita bersama. Kalau lingkungan terjaga, hidup pun lebih sehat. Yang terpenting, jangan berhenti di hari ini saja,” kata salah satu pegiat lingkungan yang ikut dalam aksi tersebut.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru