2.311 Lulusan SOTH Dorong Penurunan Stunting di Lamongan

Jumat, 19 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat mewisuda 275 lulusan Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) angkatan VI di Pendopo Lokatantra, Lamongan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat mewisuda 275 lulusan Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) angkatan VI di Pendopo Lokatantra, Lamongan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Sebanyak 2.311 orang tua di Kabupaten Lamongan telah dinyatakan lulus Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) sejak program tersebut berjalan pada 2021. Program ini dinilai berkontribusi signifikan terhadap penurunan angka stunting di daerah tersebut melalui penguatan pola asuh dan peningkatan kapasitas orang tua.

SOTH merupakan program edukatif yang dirancang untuk membekali orang tua dengan pengetahuan dan keterampilan pengasuhan anak secara komprehensif. Materi yang diberikan mencakup gizi dan nutrisi seimbang, kesehatan anak, psikologi keluarga, hingga tahapan tumbuh kembang anak dari aspek psikomotorik, kognitif, bahasa, sosial-emosional, nilai agama, moral, dan seni.

Seluruh peserta mengikuti rangkaian pembelajaran selama 13 kali pertemuan. Proses tersebut tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga praktik pengasuhan yang aplikatif dan relevan dengan kondisi keluarga sehari-hari. Dampaknya, orang tua dinilai memiliki keyakinan diri yang lebih kuat dalam mengasuh anak atau parental self-efficacy, yang menjadi faktor penting dalam pencegahan stunting sejak dini.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menegaskan bahwa kualitas pengasuhan memiliki peran krusial dalam menentukan tumbuh kembang anak. Hal itu disampaikannya saat mewisuda 275 lulusan SOTH angkatan VI di Pendopo Lokatantra, Kamis (18/12).

“Kemampuan orang tua dalam pengasuhan anak memiliki dampak yang sangat signifikan terhadap pencegahan stunting. Melalui SOTH, orang tua dibekali pengetahuan dan kesadaran untuk menerapkan pola asuh yang tepat, sehat, dan berkelanjutan,” ujar Yuhronur Efendi.

Data menunjukkan tren penurunan stunting di Lamongan berjalan konsisten. Pada 2022, angka stunting tercatat sebesar 27,05 persen. Angka tersebut turun drastis menjadi 9,40 persen pada 2023, dan kembali menurun hingga 6,9 persen pada 2024.

Selain menekan prevalensi stunting, SOTH juga diarahkan untuk membangun keluarga berkualitas sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia. Program ini selaras dengan kebijakan nasional dan daerah dalam mewujudkan generasi unggul, sehat, dan berkarakter menuju Visi Indonesia Emas 2045.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Lamongan berkomitmen memperluas jangkauan SOTH agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat, khususnya keluarga dengan anak usia dini.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru