380 Jamaah Haji Probolinggo Diberangkatkan, Khofifah Titip Pesan Penting Ini

- Redaksi

Rabu, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas kloter pertama jemaah haji Embarkasi Surabaya di Asrama Haji Surabaya, Rabu (22/4/2026). Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas kloter pertama jemaah haji Embarkasi Surabaya di Asrama Haji Surabaya, Rabu (22/4/2026). Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

SURABAYA, RadarBangsa.co.id — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas keberangkatan kloter pertama jemaah haji Embarkasi Surabaya Tahun 1447 H/2026 M dari Asrama Haji Surabaya, Rabu (22/4). Pelepasan ini menandai dimulainya pergerakan ribuan jemaah haji asal Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur menuju Tanah Suci.

Kloter perdana tersebut berisi 380 orang dari Kabupaten Probolinggo, terdiri atas 376 jemaah dan 4 petugas kloter. Mereka diberangkatkan menuju Madinah pada pukul 09.30 WIB, dengan suasana haru dan penuh doa di tengah lantunan talbiyah.

Khofifah menegaskan, keberangkatan haji bukan sekadar perjalanan ibadah, tetapi juga amanah yang harus dijaga dengan kesiapan fisik dan mental. Ia meminta para jemaah memperhatikan kondisi kesehatan, terutama karena pelaksanaan ibadah haji tahun ini diperkirakan berlangsung dalam cuaca ekstrem di Tanah Suci.

“Panjenengan semua adalah kloter pertama yang diberangkatkan Kementerian Haji dan Umrah. Hari ini akan ada total 5 kloter yang diberangkatkan,” kata Khofifah.

Ia juga mengingatkan agar seluruh jemaah menjaga kekhusyukan, mematuhi arahan petugas, serta mengikuti seluruh tuntunan manasik yang telah dipelajari sebelumnya. Menurutnya, kedisiplinan selama menjalankan ibadah akan sangat menentukan kelancaran dan kualitas haji para jemaah.

“Bapak Ibu semua adalah tamu Allah, diundang khusus oleh Allah. Maka, laksanakan seluruh rangkaian ibadah haji dengan penuh kesungguhan, jaga kesehatan, jaga kekhusyukan, ikuti tuntunan manasik haji,” ujarnya.

Peringatan soal kesehatan menjadi penting karena mayoritas jemaah haji Indonesia berasal dari kelompok lanjut usia dan rentan terhadap kelelahan saat menjalani rangkaian ibadah yang padat. Dalam kondisi suhu tinggi, risiko dehidrasi, kelelahan, hingga gangguan kesehatan bisa meningkat bila jemaah tidak menjaga stamina.

Khofifah menambahkan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur siap memberi dukungan layanan terbaik agar proses pemberangkatan dan kepulangan jemaah berjalan aman. Ia berharap seluruh jemaah kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat dan membawa keberkahan bagi keluarga serta lingkungan masing-masing.

“Insya Allah kami siap memberikan layanan terbaik. Panjenengan yang tenang dan aman, Insya Allah semua dalam lindungan dan bimbingan Allah SWT,” katanya.

Ia juga berpesan agar jemaah menaati seluruh aturan yang berlaku selama berada di Arab Saudi. Menurut Khofifah, ketertiban dan kepatuhan bukan hanya menjaga kelancaran ibadah, tetapi juga menjadi bagian dari penghormatan terhadap sesama jemaah.

Pada tahun 1447 H/2026 M, total jemaah haji Embarkasi Surabaya mencapai 44.087 orang. Jumlah itu terdiri atas 43.623 jemaah dan 464 petugas kloter, yang terbagi dalam 116 kelompok terbang.

Rinciannya, Jawa Timur mengirim 42.409 jemaah, Bali 698 jemaah, dan Nusa Tenggara Timur 516 jemaah. Besarnya jumlah ini membuat kesiapan layanan, transportasi, dan pendampingan jemaah menjadi perhatian utama agar pelaksanaan ibadah berlangsung tertib dan lancar.

Sekretaris Dirjen Layanan Haji Kementerian Haji dan Umrah Abdul Haris turut hadir dan mengapresiasi pelepasan kloter pertama tersebut. Ia menyebut ibadah haji tahun ini menjadi penyelenggaraan perdana di bawah Kementerian Haji dan Umrah.

“Terima kasih kepada Ibu Khofifah selaku koordinator Ibadah Haji Embarkasi Surabaya. Ini adalah Ibadah Haji pertama yang diselenggarakan Kementerian Haji dan Umrah, mudah-mudahan aman dan lancar,” kata Abdul Haris.

Ia menegaskan, pemerintah terus berupaya memastikan jemaah Indonesia berangkat dalam keadaan aman, tenang, dan mendapatkan layanan terbaik. “Tujuannya tentu memastikan jemaah haji Indonesia berangkat dengan aman dan tenang,” pungkasnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Disperinaker Bangkalan Buka Jalan Kerja Luar Negeri, Lulusan SMK Dibidik Siap Bersaing
Keamanan Siber Bangkalan Diperkuat, Layanan Digital Digenjot Cegah Kebocoran Data
Ratusan Warga Kepung Jalan Rusak, Bupati Asahan Turun Tangan Desak Perbaikan Jalur Vital Ekonomi
Prabowo Kunci Polri Tetap di Bawah Presiden, IPW: Benteng Independensi Penegakan Hukum
Konten Digital Kian Tak Terkendali, DPD RI dan KPID Jatim Desak RUU Penyiaran Dikebut
230 Cakades di Sidoarjo Dikumpulkan, Subandi Singgung Politik Uang dan Ancaman Korupsi Desa
Pasar Tradisional di Sidoarjo Terancam Sepi, Bupati Subandi Siapkan Revitalisasi dan Digitalisasi Besar-Besaran
Koperasi Merah Putih Mulai Diperkuat, Puluhan Desa di Lubuk Linggau Dapat Kendaraan Operasional

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:45 WIB

Disperinaker Bangkalan Buka Jalan Kerja Luar Negeri, Lulusan SMK Dibidik Siap Bersaing

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:37 WIB

Keamanan Siber Bangkalan Diperkuat, Layanan Digital Digenjot Cegah Kebocoran Data

Jumat, 8 Mei 2026 - 05:39 WIB

Prabowo Kunci Polri Tetap di Bawah Presiden, IPW: Benteng Independensi Penegakan Hukum

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:41 WIB

Konten Digital Kian Tak Terkendali, DPD RI dan KPID Jatim Desak RUU Penyiaran Dikebut

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:13 WIB

230 Cakades di Sidoarjo Dikumpulkan, Subandi Singgung Politik Uang dan Ancaman Korupsi Desa

Berita Terbaru