91 Lapak dan Kios di Pasar Pandaan Pasuruan Ludes Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab

- Redaksi

Jumat, 29 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas pemadam kebakaran berupaya menjinakkan api yang melanda Pasar Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Kamis (28/8/2025) malam. Sebanyak 91 lapak dan kios dilaporkan hangus terbakar. (Dok. Damkar Pasuruan)

Petugas pemadam kebakaran berupaya menjinakkan api yang melanda Pasar Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Kamis (28/8/2025) malam. Sebanyak 91 lapak dan kios dilaporkan hangus terbakar. (Dok. Damkar Pasuruan)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Kebakaran besar melanda Pasar Pandaan, Kabupaten Pasuruan, pada Kamis (28/8/2025) malam. Sebanyak 91 unit lapak pedagang kaki lima (PKL), kios semi permanen, dan kios permanen dilaporkan hangus terbakar dalam insiden tersebut.

Mendapatkan laporan, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Pasuruan segera menerjunkan tim ke lokasi. Kasi Damkar Kabupaten Pasuruan, Bachtiar Hendrasyoko, mengatakan pihaknya menurunkan 15 personel bersama tiga unit mobil pemadam.

“Kami kerahkan dua mobil damkar serang dan satu mobil suplai. Di lokasi, kami juga mendapat bantuan dari BPBD Kabupaten Pasuruan dan satu unit damkar milik Gudang Garam,” ujar Bachtiar, Jumat (29/8/2025).

Petugas tiba di lokasi sekitar 20 menit setelah laporan masuk. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 00.00 WIB atau dua jam setelah kejadian. Proses dilanjutkan dengan pembasahan hingga dini hari untuk mencegah api kembali menyala.

“Api bisa dipadamkan sekitar pukul 12 malam. Setelah itu, kami lakukan pembasahan sampai dini hari sebelum kembali ke kantor sekitar pukul 02.00,” imbuh Bachtiar.

Dampak kebakaran terbilang besar. Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan, Mita Kristiani, menyebut total ada 91 unit lapak dan kios yang terbakar. Dari jumlah tersebut, delapan di antaranya merupakan kios permanen, 38 kios semi permanen, serta 45 lapak PKL.

“Pagi tadi petugas sudah melakukan identifikasi lapangan. Hasilnya, ada 91 unit yang terdampak, mulai dari kios permanen, semi permanen, hingga lapak PKL,” terang Mita.

Hingga saat ini, kepolisian masih menyelidiki penyebab kebakaran. Kapolsek Pandaan, Kompol Bambang Sucahyono, mengatakan dugaan awal api muncul dari salah satu warung di bagian tengah pasar.

“Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Informasi sementara, api diduga berasal dari salah satu lapak warung,” ujarnya singkat.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Arifin Zaenul

Berita Terkait

Konten Digital Kian Tak Terkendali, DPD RI dan KPID Jatim Desak RUU Penyiaran Dikebut
230 Cakades di Sidoarjo Dikumpulkan, Subandi Singgung Politik Uang dan Ancaman Korupsi Desa
Pasar Tradisional di Sidoarjo Terancam Sepi, Bupati Subandi Siapkan Revitalisasi dan Digitalisasi Besar-Besaran
Koperasi Merah Putih Mulai Diperkuat, Puluhan Desa di Lubuk Linggau Dapat Kendaraan Operasional
Pemkab Jember Rekrut 31 Petugas Survei PBB, Ribuan Data Pajak Bermasalah Mulai Diburu
Lulusan Magang Kini Dapat Sertifikat Gratis, Menaker Sebut Jadi Senjata Baru Cari Kerja
Lamongan Genjot Modernisasi Pertanian, 3 Poktan Terima Combine Harvester untuk Percepat Panen
Bupati Lamongan Turunkan Mesin Panen Modern, Target Produksi Padi dan Luas Tanam Digenjot

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:41 WIB

Konten Digital Kian Tak Terkendali, DPD RI dan KPID Jatim Desak RUU Penyiaran Dikebut

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:13 WIB

230 Cakades di Sidoarjo Dikumpulkan, Subandi Singgung Politik Uang dan Ancaman Korupsi Desa

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:43 WIB

Pasar Tradisional di Sidoarjo Terancam Sepi, Bupati Subandi Siapkan Revitalisasi dan Digitalisasi Besar-Besaran

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:36 WIB

Koperasi Merah Putih Mulai Diperkuat, Puluhan Desa di Lubuk Linggau Dapat Kendaraan Operasional

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:20 WIB

Pemkab Jember Rekrut 31 Petugas Survei PBB, Ribuan Data Pajak Bermasalah Mulai Diburu

Berita Terbaru