Akreditasi RSUD Mataram Diuji Daring, Kualitas SDM Kesehatan Jadi Sorotan

Rabu, 22 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Proses akreditasi daring RSUD H. Moh. Ruslan Mataram, Rabu (22/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Proses akreditasi daring RSUD H. Moh. Ruslan Mataram, Rabu (22/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MATARAM, RadarBangsa.co.id – RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram menjalani penilaian akreditasi lembaga pelatihan kesehatan secara daring oleh Kementerian Kesehatan RI, Rabu (22/4/2026). Proses ini menjadi ujian penting untuk memastikan kualitas pelatihan tenaga kesehatan berdampak langsung pada layanan publik.

Penilaian yang dilakukan Direktorat Jenderal SDM Kesehatan ini bukan sekadar formalitas. Akreditasi menjadi tolok ukur apakah sistem pelatihan di rumah sakit mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat yang terus meningkat dan semakin kompleks.

Direktur RSUD H. Moh. Ruslan, dr. Hj. NK. Eka Nurhayati, menegaskan bahwa penguatan kualitas SDM adalah kunci utama peningkatan layanan kesehatan. Menurutnya, masyarakat akan merasakan langsung dampaknya melalui pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan profesional.

“Kami berkomitmen meningkatkan kualitas SDM melalui pelatihan yang terstandar dan berkelanjutan agar berdampak nyata pada mutu pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Tim asesor yang terdiri dari tenaga profesional menilai berbagai aspek, mulai dari sistem pelatihan, kelengkapan dokumen, hingga kesiapan sarana dan prasarana. Seluruh proses dilakukan secara virtual, termasuk observasi fasilitas dan pendalaman materi melalui breakout session.

Langkah ini dinilai penting untuk mencegah kesenjangan kompetensi tenaga kesehatan. Tanpa pelatihan yang terstandar, risiko kesalahan layanan dan rendahnya kualitas penanganan pasien bisa meningkat.

Bagi masyarakat, hasil akreditasi ini berimplikasi langsung pada kualitas layanan rumah sakit. Tenaga medis yang terlatih akan meningkatkan keselamatan pasien, mempercepat penanganan, serta meminimalkan kesalahan medis.

Selain itu, akreditasi juga memperkuat posisi rumah sakit sebagai pusat pengembangan kompetensi tenaga kesehatan. Hal ini penting untuk mendukung sistem kesehatan daerah yang lebih mandiri dan berdaya saing.

Melalui proses ini, RSUD H. Moh. Ruslan diharapkan mampu menghadirkan program pelatihan yang relevan dengan kebutuhan lapangan. Fokusnya tidak hanya pada peningkatan kapasitas tenaga medis, tetapi juga pada kualitas layanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kami ingin memastikan setiap pelatihan benar-benar berdampak pada pelayanan yang lebih baik. Itu tujuan utama kami,” pungkas Eka Nurhayati.

Penulis : Aini

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI
SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah
Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan
Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri
Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang
Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi
AI Ubah Dunia Jurnalistik, Wamenaker Tekankan Kompetensi dan Perlindungan Insan Pers
Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 10:47

Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI

Rabu, 4 November 2026 - 18:30

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah

Selasa, 3 November 2026 - 19:42

Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan

Selasa, 3 November 2026 - 07:46

Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri

Selasa, 3 November 2026 - 06:46

Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang

Berita Terbaru