Angel Siswi SMA Laporkan Dugaan Kekerasan Ayah Tiri, LPKAN-Peradi Minta Polisi Bertindak Tegas

Senin, 6 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LPKAN Sidoarjo dan DPC Peradi Sidoarjo mendampingi pelajar SMA yang diduga menjadi korban kekerasan ayah tiri saat melaporkan kasusnya ke Polresta Sidoarjo, Senin (6/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LPKAN Sidoarjo dan DPC Peradi Sidoarjo mendampingi pelajar SMA yang diduga menjadi korban kekerasan ayah tiri saat melaporkan kasusnya ke Polresta Sidoarjo, Senin (6/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Seorang pelajar SMA berinisial Angel (16) diduga menjadi korban kekerasan fisik dan pelecehan yang dilakukan ayah tirinya, Riz (43), warga Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo. Dugaan tindak pidana tersebut kini ditangani Polresta Sidoarjo setelah korban resmi melapor.

Pendampingan hukum terhadap korban dilakukan Lembaga Perlindungan Konsumen dan Anak Nasional (LPKAN) Sidoarjo bersama DPC Peradi Sidoarjo. Pada Senin (6/7), korban bersama keluarga menyampaikan kronologi kejadian kepada Ketua LPKAN Sidoarjo Chamim Putra Gofoer dan berkoordinasi dengan Ketua Peradi Sidoarjo Yunus Susanto.

“Kami sepakat memberi pendampingan hukum sampai tuntas di pengadilan,” kata Chamim.

Yunus menegaskan, laporan yang disampaikan korban memiliki unsur pidana yang harus mendapat perhatian serius aparat penegak hukum. Menurutnya, korban masih berstatus anak sehingga proses penanganan perlu dilakukan secara maksimal.

“Korban masih di bawah umur. Kami minta polisi memberi atensi. Laporan sudah masuk LP-B/201/VI/2026/SPKT/Polresta Sidoarjo,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan korban, Angel tinggal bersama ibu dan ayah tirinya sejak duduk di bangku SMP setelah kedua orang tuanya bercerai. Selama tinggal bersama, ia mengaku kerap mengalami perlakuan kasar hingga akhirnya memutuskan menempuh jalur hukum.

Saat ini korban telah memberikan keterangan kepada penyidik Polresta Sidoarjo dengan didampingi tantenya, Sri (45). Pihak keluarga berharap laporan tersebut segera diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami berharap kasus ini segera diproses dan pelakunya ditindak sesuai hukum,” pungkas Sri.

Penulis : Rino

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui
Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora
Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan
Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan
Pengoplosan LPG Subsidi di Pasuruan Terbongkar, 8 Orang Jadi Tersangka
Pengeroyokan Remaja di Lamongan, 5 Terduga Pelaku Diamankan
Berawal dari Masalah Kaos Kaki Siswa, Kepala MI di Lamongan Diduga Dipukul

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:03

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:44

Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:27

Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28

Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:39

Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan

Berita Terbaru