Anggota DPD RI Lia Istifhama Apresiasi Gerakan ASRI Presiden Prabowo, Dorong Pembenahan Lingkungan Nasional

Sabtu, 21 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Lia Istifhama menyampaikan dukungan atas Gerakan ASRI Presiden Prabowo, Sabtu (21/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Anggota DPD RI Lia Istifhama menyampaikan dukungan atas Gerakan ASRI Presiden Prabowo, Sabtu (21/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Anggota DPD RI Lia Istifhama menyampaikan apresiasi atas peluncuran Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang digagas Presiden Prabowo Subianto sebagai arah baru pembenahan lingkungan nasional. Program ini dinilai strategis karena menyasar tata kelola kebersihan dari desa hingga ibu kota negara.

Menurut Lia, langkah tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam menghadirkan sistem pengelolaan lingkungan yang lebih terstruktur, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Ia menilai fokus pembenahan yang dimulai dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten, kota, hingga ibu kota provinsi menjadi pendekatan konkret dan menyeluruh.

“Ini bukan sekadar perubahan visual, tetapi gerakan membangun budaya hidup bersih dan sehat secara nasional,” ujar Lia di Surabaya, Sabtu (21/2/2026).

Salah satu isu krusial dalam Gerakan ASRI adalah pengelolaan sampah, yang selama ini menjadi persoalan di banyak daerah. Lia menegaskan pentingnya sistem pengolahan sampah modern yang efektif dan ramah lingkungan.

Ia mengapresiasi sejumlah lembaga pendidikan dan inovator yang telah mengembangkan teknologi daur ulang serta alat pemusnah sampah berskala kecil. Teknologi tersebut dinilai dapat dioperasikan di tingkat kelurahan atau kecamatan tanpa menimbulkan bau maupun dampak pencemaran.

Dengan sistem pengolahan di tingkat sumber, ketergantungan pada tempat pembuangan akhir (TPA) dapat dikurangi. Sampah dapat diselesaikan lebih cepat dan efisien di wilayah masing-masing.

“Solusi harus dimulai dari hulu. Jika desa dan kelurahan mampu mengelola sampahnya sendiri, beban kota dan provinsi otomatis berkurang,” katanya.

Gerakan ASRI dinilai sejalan dengan konsep Indonesia Incorporated yang mendorong sinergi lintas sektor dalam pembangunan. Tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga pada kualitas lingkungan sebagai fondasi kesejahteraan jangka panjang.

Lia menilai pembenahan lingkungan memiliki dampak langsung terhadap kesehatan publik, pengurangan risiko banjir, hingga peningkatan kualitas hidup masyarakat. Dalam konteks pemerintahan, keberhasilan program ini akan sangat bergantung pada kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan partisipasi masyarakat.

Ia berharap implementasi Gerakan ASRI dapat dilakukan secara terukur dan konsisten, sehingga perubahan nyata bisa segera dirasakan.

“Lingkungan bersih bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi gerakan kolektif. Jika ini dijalankan serius, dampaknya akan besar bagi masa depan bangsa,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru