Anggota DPD RI Lia Istifhama Apresiasi Program Magang dan Sertifikasi Kemenpora untuk Pemuda

Jumat, 30 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Lia Istifhama berdialog dengan Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan Kemenpora Yohan di Jakarta, Kamis (30/1/2026). (Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

Anggota DPD RI Lia Istifhama berdialog dengan Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan Kemenpora Yohan di Jakarta, Kamis (30/1/2026). (Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

JAKARTA, RadarBangsa.co.id — Anggota DPD RI Lia Istifhama mengapresiasi langkah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dalam memperkuat program magang dan pelatihan bersertifikat bagi pemuda. Program tersebut dinilai relevan untuk meningkatkan kesiapan kerja dan daya saing generasi muda di tengah perubahan struktur ketenagakerjaan nasional.

Apresiasi itu disampaikan Lia dalam dialog bersama Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan Kemenpora, Drs. Yohan, M.Si, di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Lia menilai pendekatan magang yang terintegrasi dengan sertifikasi kompetensi menjadi jawaban konkret atas tantangan pengangguran pemuda yang kian kompleks.

“Hari ini ijazah saja tidak cukup. Yang dibutuhkan adalah keterampilan dan pengalaman kerja yang dibuktikan dengan sertifikat,” kata Lia.

Ia menyoroti masih banyak pemuda Indonesia dengan latar pendidikan tinggi, tetapi belum sepenuhnya siap memasuki dunia kerja karena minim pengalaman praktis. Kondisi ini, menurut Lia, menyebabkan ketidaksesuaian antara kompetensi lulusan dan kebutuhan industri.

Dalam dialog itu, Kemenpora memaparkan sejumlah program pelatihan kepemudaan yang dirancang menghasilkan sertifikat kompetensi sekaligus membekali peserta dengan keterampilan aplikatif. Fokus pelatihan diarahkan pada bidang teknologi informasi, komunikasi, dan kewirausahaan, dengan melibatkan lembaga sertifikasi kompetensi agar hasilnya diakui secara luas.

Lia mengapresiasi komitmen Kemenpora yang memastikan sertifikasi tidak berhenti sebagai dokumen administratif. Ia menilai sertifikat harus mencerminkan kemampuan riil sehingga dapat menjadi modal nyata bagi pemuda untuk mengakses lapangan kerja atau merintis usaha mandiri.

“Sertifikat itu harus benar-benar mencerminkan kemampuan. Dengan begitu, pemuda punya bekal untuk bekerja di mana saja atau membuka usaha sendiri,” ujarnya.

Selain aspek keterampilan, Lia menilai program magang berperan penting dalam pembentukan karakter kerja, seperti disiplin, tanggung jawab, serta kemampuan beradaptasi. Pengalaman langsung di lingkungan kerja dinilai membantu pemuda memahami realitas dunia kerja sejak dini dan mengurangi potensi kekecewaan saat memasuki pasar tenaga kerja.

Sementara itu, Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan Kemenpora Yohan menjelaskan bahwa program magang dan sertifikasi merupakan bagian dari strategi nasional menekan angka pengangguran pemuda. Kemenpora terus memperluas kolaborasi dengan kementerian lain, pemerintah daerah, serta dunia usaha agar akses pelatihan semakin merata.

Pertemuan tersebut menegaskan pentingnya sinergi antara DPD RI dan Kemenpora dalam mendorong kebijakan kepemudaan yang adaptif. Lia berharap perluasan program magang dan sertifikasi dapat terus dilakukan agar semakin banyak pemuda Indonesia memiliki kompetensi relevan dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global.

“Investasi terbaik bangsa adalah memastikan pemudanya siap kerja dan siap mandiri,” tutup Lia.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru