SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Lia Istifhama menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI di Kantor DPD RI Jawa Timur, Surabaya, Minggu (16/3). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 90 peserta dari berbagai unsur masyarakat dengan mengusung tema “Perkuat Wawasan Kebangsaan Menuju Indonesia Emas 2045.”
Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks.
Dalam pemaparannya, Lia Istifhama menjelaskan bahwa Empat Pilar Kebangsaan yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan fondasi utama dalam menjaga keutuhan bangsa.
Menurutnya, penguatan wawasan kebangsaan harus dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat, terutama generasi muda, memiliki kesadaran kuat terhadap identitas nasional di tengah arus globalisasi.
Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi interaktif. Para peserta diberi kesempatan menyampaikan pandangan serta pertanyaan terkait tantangan kebangsaan di era digital, termasuk isu toleransi, persatuan, serta peran generasi muda dalam menjaga keutuhan bangsa.
Lia menegaskan bahwa nilai-nilai dalam Empat Pilar tidak boleh hanya dipahami sebagai konsep semata, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Empat pilar ini bukan sekadar konsep, tetapi nilai yang harus dipahami, dihayati, dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pemahaman yang kuat, kita dapat menjaga persatuan bangsa sekaligus menghadapi berbagai tantangan global,” ujarnya.
Ia juga menilai bahwa upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045 tidak hanya bergantung pada kemajuan ekonomi dan teknologi, tetapi juga memerlukan fondasi kebangsaan yang kokoh.
Menurut Lia, keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa yang dimiliki Indonesia justru menjadi kekuatan besar apabila dikelola dengan semangat persatuan.
“Kita memiliki perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa. Namun semuanya dipersatukan oleh nilai-nilai kebangsaan yang sama. Inilah yang menjadi kekuatan Indonesia,” tegasnya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya nilai-nilai kebangsaan semakin meningkat sebagai landasan menuju Indonesia yang maju, sejahtera, dan berdaya saing pada 2045.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar