Angkat Isu Kesehatan Mental Pelajar, Gema Keadilan Kendal Gelar Talkshow Edukatif

Minggu, 8 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL,RadarBangsa.co.id – Isu kesehatan mental di kalangan pelajar menjadi sorotan dalam kegiatan yang digelar Gema Keadilan Kendal di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kendal. Minggu 8/2/2026 Kegiatan tersebut diikuti sekitar 200 pelajar se-Kabupaten Kendal.

Kegiatan ini dikemas dalam bentuk talkshow kesehatan mental yang digelar usai pelantikan kepengurusan baru Gema Keadilan Kendal periode 2026–2031. Kepengurusan baru tersebut diketuai oleh Dwi Margo Utomo.

Ketua Gema Keadilan Kendal Dwi Margo Utomo mengatakan, talkshow ini menjadi ruang aman bagi pelajar untuk menyampaikan keresahan yang selama ini kerap dipendam.

“Acara Gema kali ini tidak hanya pelantikan, namun kami juga mengadakan talk show kesehatan mental sebagai ruang aman bagi pelajar untuk mengungkapkan keresahan,” ujar Dwi Margo.

Menurutnya, isu kesehatan mental di kalangan remaja perlu mendapat perhatian serius karena tekanan akademik dan sosial yang semakin kompleks.

Dwi Margo menambahkan, Gema Keadilan sebagai organisasi kepemudaan PKS berkomitmen menghadirkan program yang relevan dengan kebutuhan generasi muda, tidak hanya pengembangan potensi, tetapi juga pendidikan mental dan emosional.

Talkshow tersebut menghadirkan Ketua KNPI Kendal Nattaya Kenenza, dan psikolog Hanifah Nurul. Kegiatan ini turut dihadiri Ketua DPD PKS Kabupaten Kendal Arif Sapto Hudiyanto.

Dalam pemaparannya, Nattaya Kenenza menilai masih kuatnya stigma di kalangan pelajar terkait kesehatan mental, sehingga banyak remaja enggan berbicara ketika mengalami tekanan.

“Pelajar sering merasa bahwa mengalami stres dan tekanan adalah sebuah kelemahan, sehingga mereka enggan mengungkapkan keresahan yang dirasakan. Akibatnya, masalah kesehatan mental menjadi tidak tertangani,” kata Nattaya.

Sementara itu, psikolog Hanifah Nurul F menjelaskan bahwa gangguan mental tidak selalu muncul dalam bentuk ekstrem. Ia menekankan pentingnya kesadaran emosi sejak dini.

“Masalah mental tidak selalu ekstrem. Yang paling sering justru kelelahan yang dipendam, yang diam-diam merusak kualitas diri sendiri. Kita perlu melatih jiwa yang mindful agar tahu kapan harus berhenti dan memilih respons yang tepat,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Gema Keadilan Kendal berharap dapat menjadi bagian dari upaya pencegahan masalah kesehatan mental di kalangan pelajar serta mendorong terciptanya generasi muda yang sehat secara mental, emosional, dan sosial.

 

Penulis : Rob

Editor : Arifin Zaenul

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru