Antisipasi Banjir Musiman, Pemdes Dimong Bangun Drainase Lingkungan Padat Penduduk

Sabtu, 26 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Desa Dimong, Sudjarwo (kiri), bersama progres pembangunan drainase lingkungan Dusun Kopen RT 13, sebagai bagian dari program prioritas Dana Desa 2025. (Dok Foto Wito)

Kepala Desa Dimong, Sudjarwo (kiri), bersama progres pembangunan drainase lingkungan Dusun Kopen RT 13, sebagai bagian dari program prioritas Dana Desa 2025. (Dok Foto Wito)

MADIUN, RadarBangsa.co.id – Dalam menghadapi potensi curah hujan tinggi yang kerap melanda wilayahnya, Pemerintah Desa (Pemdes) Dimong, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, mulai membenahi infrastruktur lingkungan dengan membangun drainase sebagai bentuk nyata peningkatan kualitas hidup warganya.

Langkah ini menjadi prioritas dalam program kerja Pemdes tahun 2025, dengan mengalokasikan Dana Desa (DD) sebesar Rp73 juta untuk membangun saluran air di Dusun Kopen RT 13. Proyek tersebut memiliki volume 123 meter dengan lebar dan kedalaman masing-masing 0,08 meter dan 1,05 meter.

Kepala Desa Dimong, Sudjarwo, menegaskan bahwa pembangunan drainase tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama masyarakat yang disampaikan melalui Musyawarah Dusun (Musdus) dan dikawal hingga Musyawarah Desa (Musdes) sebelum akhirnya disahkan dalam APBDes.

“Kami menjalankan amanah masyarakat. Drainase ini sangat dibutuhkan karena daerah tersebut padat penduduk dan sering terdampak genangan air saat musim hujan. Ini juga bagian dari ikhtiar kami menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman,” ungkapnya saat ditemui RadarBangsa.

Menurut Sudjarwo, proyek ini tidak hanya difokuskan untuk mengatasi masalah teknis seperti aliran air yang sering tersumbat, tetapi juga sebagai upaya memperkuat struktur jalan agar tidak mudah tergerus air. Pembangunan drainase ini juga diharapkan mampu meningkatkan nilai estetika kawasan dan kenyamanan warga dalam beraktivitas sehari-hari.

Menariknya, pelaksanaan kegiatan dilakukan secara swakelola dengan melibatkan warga setempat. Di lokasi proyek juga telah dipasang papan informasi kegiatan, sebagai bentuk transparansi dan komitmen Pemdes Dimong dalam mendorong partisipasi publik.

“Melibatkan masyarakat bukan hanya soal teknis, tetapi juga agar warga merasa memiliki dan menjaga hasil pembangunan bersama,” tambah Sudjarwo, yang saat ini mengemban amanah sebagai kepala desa untuk periode keduanya.

Upaya seperti ini mencerminkan bagaimana pembangunan di tingkat desa bisa menyentuh kebutuhan riil masyarakat berangkat dari aspirasi warga, dijalankan secara transparan, dan berdampak langsung bagi kehidupan sehari-hari.

Penulis : Wito

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru