Apresiasi Gubernur Khofifah : 1.000 Seniman dan 148 Juru Pelihara Cagar Budaya Terima Penghargaan

- Redaksi

Kamis, 27 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memberikan apresiasi serta tunjangan kehormatan kepada 1.000 seniman (hms)

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memberikan apresiasi serta tunjangan kehormatan kepada 1.000 seniman (hms)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memberikan apresiasi serta tunjangan kehormatan kepada 1.000 seniman dan 148 juru pelihara cagar budaya di Jawa Timur. Acara ini berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam melestarikan seni dan budaya daerah.

Setiap seniman menerima uang tunai sebesar Rp 500.000 beserta paket sembako, sedangkan 148 juru pelihara cagar budaya mendapatkan apresiasi sebesar Rp 1.650.000 dan sembako. Selain sebagai bentuk penghormatan, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara Gubernur Khofifah dengan para pegiat seni dan pelestari budaya di Jawa Timur.

Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para juru pelihara cagar budaya yang telah berperan penting dalam menjaga warisan sejarah Jawa Timur.

“Terima kasih, panjenengan semua telah memberikan dedikasi luar biasa dalam menjaga dan memelihara cagar budaya di Jawa Timur. Bahkan, di antara yang hadir hari ini, ada yang baru berusia 19 tahun tetapi sudah mendedikasikan diri untuk melestarikan cagar budaya. Keterlibatan anak muda sangat dibutuhkan untuk melestarikan warisan kita,” ujar Gubernur Khofifah.

Ia menegaskan bahwa seni dan budaya merupakan jati diri bangsa yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang. Menurutnya, kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan pemikiran strategis dari semua pihak agar dapat berkolaborasi dalam menjaga dan mengembangkan kebudayaan untuk kemajuan bangsa.

“Bukan hanya apresiasi semacam ini yang penting, tetapi ini adalah bagian dari upaya kami untuk menyapa panjenengan semua yang telah menjaga budaya dan peradaban bangsa kita,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah juga mengajak seluruh seniman untuk ikut berkolaborasi dalam mempromosikan seni budaya Jawa Timur, baik di dalam negeri maupun mancanegara.

Menurutnya, keberadaan seniman dan tempat wisata saling berkaitan. Untuk meningkatkan daya tarik suatu kawasan wisata, maka perlu ada atraksi seni budaya khas daerah yang bisa dinikmati oleh wisatawan.

Sebagai contoh, ia menyebut bahwa Gunung Bromo saat ini menjadi salah satu destinasi populer yang menarik wisatawan dari dalam dan luar negeri. Namun, lama kunjungan wisatawan di Bromo masih lebih singkat dibanding destinasi di Bali.

“Harus ada produk budaya yang bisa dinikmati wisatawan, baik domestik maupun internasional. Jika kita bisa menyiapkannya dengan baik, sangat mungkin kita bisa meningkatkan waktu tinggal wisatawan. Tidak hanya satu, tetapi minimal dua hari,” jelasnya.

Selain meningkatkan jumlah wisatawan, produk budaya ini juga menjadi cara untuk memperkenalkan peradaban Majapahit yang merupakan bagian penting dari sejarah Jawa Timur.

“Peradaban Majapahit adalah Bhineka Tunggal Ika dan Nusantara. Keduanya mengajarkan kita tentang persatuan dalam harmoni,” katanya.

“Mari kita sampaikan kesan dan pesan ke-Indonesiaan melalui sentuhan seni yang luar biasa, agar dunia bisa mengenal peradaban kita melalui karya-karya seni budaya kita,” pungkasnya.

Momen penghargaan ini mendapat respons positif dari para seniman. Joko Susilo, salah satu maestro seniman Jawa Timur, mengaku bangga dengan perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Terima kasih kepada Ibu Gubernur karena agenda ini telah menjadi acara rutin setiap tahunnya. Kami merasa bangga dan bahagia atas apresiasi yang diberikan kepada karya-karya kami,” ungkapnya.

“Tentu kami akan sangat senang jika para seniman mendapatkan lebih banyak wadah untuk berkreasi, sehingga kesenian Jawa Timur bisa bersinar hingga ke mancanegara,” tambahnya optimis.

Dalam acara tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Evy Afianasari, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan motivasi dan inspirasi bagi seluruh insan budaya serta pengelola desa wisata di Jawa Timur.

Selain apresiasi untuk seniman dan tunjangan kehormatan, turut diserahkan pula hadiah bagi pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2024 kepada empat desa wisata berprestasi di Jawa Timur.

Acara ini juga dimeriahkan dengan penyerahan Buku Kalender Event kepada perwakilan pelaku usaha pariwisata, serta voucher wisata Atlantisland Kenpark Surabaya yang diberikan kepada para santri dan santriwati dari berbagai pondok pesantren di Jawa Timur.

Turut hadir dalam acara tersebut Asisten I Sekda Provinsi Jawa Timur Benny Sampirwanto, serta jajaran kepala dinas terkait, Direktur Humas Unesa Vinda Maya, Dirut Bank Jatim Busrul Iman, dan ratusan seniman serta juru pelihara cagar budaya se-Jawa Timur.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Konten Digital Kian Tak Terkendali, DPD RI dan KPID Jatim Desak RUU Penyiaran Dikebut
230 Cakades di Sidoarjo Dikumpulkan, Subandi Singgung Politik Uang dan Ancaman Korupsi Desa
Pasar Tradisional di Sidoarjo Terancam Sepi, Bupati Subandi Siapkan Revitalisasi dan Digitalisasi Besar-Besaran
Koperasi Merah Putih Mulai Diperkuat, Puluhan Desa di Lubuk Linggau Dapat Kendaraan Operasional
Pemkab Jember Rekrut 31 Petugas Survei PBB, Ribuan Data Pajak Bermasalah Mulai Diburu
Lulusan Magang Kini Dapat Sertifikat Gratis, Menaker Sebut Jadi Senjata Baru Cari Kerja
Lamongan Genjot Modernisasi Pertanian, 3 Poktan Terima Combine Harvester untuk Percepat Panen
Bupati Lamongan Turunkan Mesin Panen Modern, Target Produksi Padi dan Luas Tanam Digenjot

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:41 WIB

Konten Digital Kian Tak Terkendali, DPD RI dan KPID Jatim Desak RUU Penyiaran Dikebut

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:13 WIB

230 Cakades di Sidoarjo Dikumpulkan, Subandi Singgung Politik Uang dan Ancaman Korupsi Desa

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:43 WIB

Pasar Tradisional di Sidoarjo Terancam Sepi, Bupati Subandi Siapkan Revitalisasi dan Digitalisasi Besar-Besaran

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:36 WIB

Koperasi Merah Putih Mulai Diperkuat, Puluhan Desa di Lubuk Linggau Dapat Kendaraan Operasional

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:20 WIB

Pemkab Jember Rekrut 31 Petugas Survei PBB, Ribuan Data Pajak Bermasalah Mulai Diburu

Berita Terbaru