Audit Lidik-Sidik Polri di Polda Kalbar, Ribuan Perkara Masih Tertahan

Senin, 15 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wairwasum Itwasum Polri Irjen Pol Merdiansyah memimpin Taklimat Awal Audit Kinerja Lidik-Sidik di Graha Khatulistiwa Polda Kalbar. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wairwasum Itwasum Polri Irjen Pol Merdiansyah memimpin Taklimat Awal Audit Kinerja Lidik-Sidik di Graha Khatulistiwa Polda Kalbar. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PONTIANAK, RadarBangsa.co.id – Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri menggelar Taklimat Awal Audit Kinerja Tematik terkait efektivitas kegiatan penyelidikan dan penyidikan (lidik-sidik) di wilayah hukum Polda Kalimantan Barat. Audit ini menyasar proses penanganan tindak pidana sepanjang 2024 hingga 2025, dengan fokus pada akuntabilitas, percepatan penyelesaian perkara, dan kepastian hukum bagi masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di Graha Khatulistiwa Polda Kalbar, Senin (15/12/2025), dipimpin langsung oleh Wairwasum Itwasum Polri Irjen Pol Drs. Merdiansyah, M.Si. Ia didampingi Irwil IV Itwasum Polri Brigjen Pol Rinto Djatmono, S.I.K., M.H., serta Waka Polda Kalbar Brigjen Pol Roma Hutajulu, S.I.K., M.Si. Sejumlah pejabat utama Polda Kalbar, para Kasubdit, dan Kasubid turut hadir mengikuti taklimat awal tersebut.

Dalam sambutan Kapolda Kalbar yang dibacakan Waka Polda Kalbar, ditegaskan bahwa audit tematik ini merupakan instrumen penting untuk memastikan seluruh tahapan lidik dan sidik berjalan efektif, terukur, serta sesuai prinsip keadilan dan kepastian hukum. Audit juga diharapkan mampu memetakan hambatan struktural dan teknis yang selama ini memengaruhi kinerja penyidikan.

Brigjen Pol Roma Hutajulu memaparkan bahwa berdasarkan data laporan polisi tahun 2025, Polda Kalbar menangani 6.199 perkara. Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.386 perkara telah diselesaikan, sementara 1.813 perkara masih tercatat sebagai tunggakan.

“Tunggakan ini tersebar di beberapa fungsi, mulai dari Reskrimum, Reskrimsus, Resnarkoba, Lalu Lintas, hingga Polairud. Ini menjadi tantangan nyata yang harus kami jawab secara serius,” ujar Roma.

Ia menjelaskan, sejumlah faktor turut memengaruhi kondisi tersebut, antara lain keterbatasan jumlah personel yang belum ideal dalam Daftar Susunan Personel (DSP), minimnya alat bukti pada perkara tertentu, hingga tingginya sensitivitas isu sosial dan SARA di beberapa wilayah Kalimantan Barat yang membutuhkan kehati-hatian ekstra dalam penanganan.

Roma menegaskan komitmen Polda Kalbar untuk membuka akses seluas-luasnya kepada tim audit Itwasum Polri. “Kami siap memberikan data, program, maupun informasi kegiatan secara terbuka. Audit ini kami jadikan momentum evaluasi dan perbaikan tata kelola penegakan hukum,” tegasnya.

Menurutnya, hasil audit diharapkan melahirkan rekomendasi korektif yang konkret dan aplikatif. “Pelaksanaan tanpa pengawasan ibarat berlayar tanpa kompas. Sebaliknya, pengawasan tanpa pelaksanaan hanya akan menjadi wacana,” tambahnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Dr. Bayu Suseno, S.H., S.I.K., M.M., M.H., menilai audit kinerja ini sebagai langkah strategis Polri dalam mewujudkan prinsip Presisi—prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan.

“Audit ini menjadi sarana evaluasi menyeluruh untuk meningkatkan kualitas proses penyelidikan dan penyidikan. Dengan asistensi dan arahan Itwasum Polri, kami optimistis percepatan penyelesaian perkara dapat dilakukan secara lebih terukur dan sistematis,” ujar Bayu.

Ia menambahkan, penguatan pengawasan internal diharapkan berdampak langsung pada peningkatan kepercayaan publik terhadap kinerja penegakan hukum di Kalimantan Barat.

“Audit kinerja tematik Itwasum Polri ini menjadi penanda penting bagi Polda Kalbar untuk memperbaiki efektivitas lidik-sidik, menekan tunggakan perkara, dan memastikan keadilan hukum benar-benar dirasakan masyarakat,”tutupnya.

Penulis : Dedy

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru