Awal 2026, Polsek Tikung Lamongan Jalankan Program Bebas Bullying

Selasa, 27 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo bersama Kepala TK Harapan Desa Botoputih saat penandatanganan MoU, Selasa (27/1/2026). (Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo bersama Kepala TK Harapan Desa Botoputih saat penandatanganan MoU, Selasa (27/1/2026). (Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Memasuki awal Tahun 2026, Polsek Tikung, Kabupaten Lamongan, memperkuat langkah pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat dengan menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama instansi terkait, puskesmas, dan unsur pendidikan. Kesepakatan ini menjadi bagian dari program Tikung Bebas Bullying dan Tertib Berlalu Lintas yang menyasar lingkungan pendidikan sejak usia dini.

Penandatanganan MoU dilaksanakan di Desa Botoputih, Kecamatan Tikung, Selasa (27/1/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo, S.H., Kepala TK Harapan Desa Botoputih Ika Neni Kartika, serta disaksikan unsur pemerintah kecamatan dan perangkat terkait. Program ini difokuskan pada pembinaan karakter anak, pencegahan perundungan, dan edukasi keselamatan berlalu lintas secara berkelanjutan.

Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo mengatakan, kerja sama lintas sektor menjadi langkah strategis untuk membangun kesadaran sejak dini terhadap bahaya bullying dan pentingnya tertib berlalu lintas. Menurutnya, pendekatan edukatif lebih efektif dalam membentuk perilaku anak sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

“Melalui MoU ini, kami ingin memastikan pembinaan dilakukan secara berkesinambungan. Anak-anak perlu dikenalkan nilai saling menghormati dan disiplin berlalu lintas sejak usia dini agar menjadi kebiasaan hingga dewasa,” ujarnya.

AKP Anang menegaskan, Polsek Tikung akan melakukan pendampingan melalui penyuluhan rutin, kunjungan ke sekolah, serta koordinasi dengan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan. Upaya ini diharapkan dapat meminimalkan potensi kekerasan di lingkungan pendidikan sekaligus menanamkan budaya tertib berlalu lintas sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Camat Tikung Sujirman Sholeh menyatakan dukungannya terhadap program tersebut. Ia menilai sinergi antara kepolisian, pemerintah kecamatan, dan dunia pendidikan sangat penting dalam membentuk generasi yang disiplin, berkarakter, dan sadar hukum.

“Pencegahan sejak dini jauh lebih efektif. Program ini sejalan dengan upaya pemerintah kecamatan dalam menciptakan lingkungan sosial yang tertib dan kondusif,” katanya.

Kepala TK Harapan Desa Botoputih, Ika Neni Kartika, menyambut positif kerja sama dengan Polsek Tikung. Ia menilai pendampingan dari kepolisian membantu sekolah dan orang tua dalam menanamkan nilai anti-bullying serta pemahaman dasar tertib berlalu lintas kepada peserta didik.

“Kerja sama ini sangat penting bagi kami. Pendampingan dari Polsek Tikung membantu sekolah menanamkan nilai anti-bullying dan disiplin berlalu lintas sejak dini, sehingga anak-anak tumbuh dengan karakter saling menghormati dan sadar keselamatan,” ujarnya.

Melalui MoU ini, Polsek Tikung berharap program Tikung Bebas Bullying dan Tertib Berlalu Lintas dapat berjalan konsisten sepanjang 2026 dan memberi manfaat nyata bagi dunia pendidikan serta masyarakat Lamongan secara luas.

“Kami berharap kolaborasi ini mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan menjadi contoh bagi wilayah lain,” pungkas AKP Anang.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru