Bakamla RI Geledah Tiga Kapal Tambang Pasir Ilegal

Sabtu, 29 Juni 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemeriksaan dan penggeledahan terhadap tiga kapal dicurigai sedang melakukan aktifitas ilegal, pemeriksaan dilakukan di sekitar perairan Pulau Babi, Tanjung Balai Karimun. (Foto: Humas Bakamla RI)

Pemeriksaan dan penggeledahan terhadap tiga kapal dicurigai sedang melakukan aktifitas ilegal, pemeriksaan dilakukan di sekitar perairan Pulau Babi, Tanjung Balai Karimun. (Foto: Humas Bakamla RI)

 

TANJUNG BALAI, RadarBangsa.co.id – Bakamla RI melalui KN Bintang Laut-401 melakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap tiga kapal yang dicurigai terlibat dalam aktivitas ilegal di sekitar perairan Pulau Babi, Tanjung Balai Karimun (TBK), pada Jumat (28/6/2024).

Karena adanya aktivitas ilegal tersebut, Komandan KN Bintang Laut-401, Letkol Bakamla Andi Christy Mahendra, segera menginstruksikan ABK KN Bintang Laut-401 untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan sekoci.

Sekitar pukul 09.00 WIB, tim pemeriksa telah tiba di lokasi radar dan memerintahkan penghentian aktivitas penambangan.

“Ada sebanyak 9 ABK (3 ABK termasuk nahkoda dari masing-masing kapal) yang turut diperiksa,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan, KM Cinta Damai berhasil mengangkut sekitar 30 ton pasir laut dengan bantuan KM Nurul Yakin yang merupakan kapal penambang pasir.

“Sementara itu, KM HARY masih kosong,” jelas Andi Christy Mahendra, menambahkan bahwa kapal tersebut sedang menunggu giliran muat. Ketiga kapal berbendera Indonesia tersebut diduga melanggar Pasal 16A JO 16 Ayat (2) Undang-Undang RI No 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Undang-Undang RI No 2 Tahun 2022 Tentang Cipta Kerja Menjadi Undang-Undang serta Pasal 23 Ayat (1) JO Pasal 10 Ayat (1) PP No 26 Tahun 2023 tentang Pengelolaan Sedimentasi di Laut.

“Pelanggaran ini terkait kegiatan penambangan pasir laut di luar area yang diperbolehkan,” terang Andi.

Hal tersebut sesuai dengan Surat Menteri KKP mengenai persetujuan kegiatan pemanfaatan ruang laut No: B.1060/MEN-KP/VII/2023, serta Surat Keputusan Gubernur Kepulauan Riau No: 347/1Ga.13/DPMPTSP/6/20 Tentang Izin Pertambangan Rakyat (IPL) Pasir Laut Perkumpulan Rezeki Anak Melayu.

“Setelah pemeriksaan, ketiga kapal tersebut dibawa ke Dermaga Pangkalan Bakamla Batam untuk ditindaklanjuti,” tutup Letkol Bakamla RI.

Kronologinya, pada pukul 08.30 WIB, KN Bintang Laut-401 yang sedang berpatroli mendapatkan kontak radar dengan jarak 0.8 NM pada posisi 00°58′ 315″ N – 103°22′ 464″ E. Menanggapi hal tersebut, ABK KN Bintang Laut-401 menggunakan teropong dan melihat kapal KM Nurul Yakin Baru, KM HARY, dan KM Cinta Damai sedang melakukan aktivitas penambangan pasir.

Berita Terkait

17 Kasus Narkoba Terungkap di Lamongan, Brondong Mendominasi
Rumah Lansia di Deket Lamongan Dibobol, HP dan Perhiasan Emas Hilang
Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam
Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor
Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati
Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan
58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir
Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 15:17

17 Kasus Narkoba Terungkap di Lamongan, Brondong Mendominasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:34

Rumah Lansia di Deket Lamongan Dibobol, HP dan Perhiasan Emas Hilang

Kamis, 5 November 2026 - 10:30

Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam

Rabu, 4 November 2026 - 18:59

Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor

Selasa, 3 November 2026 - 20:02

Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati

Berita Terbaru