Bangkalan Buka Posko THR Idul Fitri 1447 H, Perusahaan Dilarang Cicil dan Telat Bayar

Rabu, 4 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Disperinaker Bangkalan membuka posko pengaduan THR Idul Fitri 1447 H, Selasa (3/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kantor Disperinaker Bangkalan membuka posko pengaduan THR Idul Fitri 1447 H, Selasa (3/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN,. RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Bangkalan membuka posko pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri 1447 Hijriah guna memastikan hak pekerja terpenuhi sesuai ketentuan perundang-undangan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan dan perlindungan terhadap buruh menjelang hari raya.

Melalui Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan (Disperinaker), Pemkab menegaskan bahwa pembayaran THR merupakan kewajiban setiap perusahaan atau pemberi kerja. Kepala Disperinaker Bangkalan, Jemmi Tri Sukmana, menyatakan aturan tersebut telah diatur tegas dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

“THR keagamaan adalah pendapatan non-upah yang wajib dibayar penuh dan tidak boleh dicicil,” ujar Jemmi.

Ia menjelaskan, THR harus dibayarkan paling lambat tujuh hari sebelum Hari Raya Idul Fitri. Pekerja dengan masa kerja minimal satu bulan secara terus-menerus berhak menerima THR secara proporsional. Sementara pekerja dengan masa kerja 12 bulan atau lebih berhak atas THR sebesar satu kali upah.

Meski sebagian besar perusahaan dinilai rutin memenuhi kewajiban tersebut, Disperinaker tetap membuka posko pengaduan untuk mengantisipasi potensi pelanggaran. Pekerja yang tidak menerima THR atau menerima tidak sesuai ketentuan dapat melapor langsung ke kantor Disperinaker Bangkalan.

“Jika ada aduan, kami akan memfasilitasi mediasi dan menindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku,” tegasnya.

Pembukaan posko ini diharapkan mencegah perselisihan hubungan industrial dan menciptakan suasana kondusif menjelang Idul Fitri. Pemkab Bangkalan menekankan, kepastian pembayaran THR tidak hanya berdampak pada kesejahteraan pekerja, tetapi juga menjaga stabilitas ekonomi lokal saat momentum hari raya.

“Kami ingin seluruh pekerja merayakan Idul Fitri dengan tenang karena haknya terpenuhi,” pungkas Jemmi.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru