Banyuwangi Gelar Aksi Bersih Pantai Seranite Massal

Sabtu, 20 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani ikut memungut sampah bersama relawan dalam aksi bersih Pantai Seranite, Jumat (19/9/2025) (Foto Kmf/RadarBangsa.co.id)

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani ikut memungut sampah bersama relawan dalam aksi bersih Pantai Seranite, Jumat (19/9/2025) (Foto Kmf/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Memperingati World Cleanup Day 2025, ratusan warga bersama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi turun langsung membersihkan Pantai Seranite, Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi, Jumat (19/9/2025). Aksi gotong royong ini melibatkan berbagai elemen, mulai dari aparat, pelajar, hingga komunitas pecinta lingkungan.

Pantai Seranite yang menjadi salah satu destinasi wisata favorit warga lokal dan wisatawan dipilih sebagai titik kegiatan karena kerap dipadati pengunjung. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani juga hadir dan ikut memungut sampah bersama relawan.

“Gerakan bersih pantai ini bukan hanya seremonial, tetapi harus menjadi budaya sehari-hari. Dengan membuang sampah pada tempatnya, kita menjaga lingkungan tetap nyaman sekaligus mendukung pariwisata,” ujar Ipuk.

Kegiatan ini didukung jajaran TNI-Polri, organisasi perangkat daerah (OPD), nelayan, hingga komunitas lingkungan seperti Emfitrust, Yayasan Rijig Pradana Wetan, Eco Enzyme Nusantara, Osoji Club, serta Sungai Watch yang dikenal fokus menjaga ekosistem sungai. Sekitar 15–20 relawan tambahan dari gerakan Banyuwangi Hijau juga ikut serta.

Peserta tampak antusias menyisir garis pantai sambil membawa karung dan kantong plastik besar untuk menampung sampah. Total 327 kilogram sampah berhasil dikumpulkan, sebagian besar berupa plastik dan styrofoam.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banyuwangi, Dwi Handayani, menjelaskan aksi bersih-bersih ini merupakan rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak 15 September hingga 15 Oktober. Sampah yang terkumpul dari Pantai Seranite selanjutnya dibawa ke TPS 3R Balak, Kecamatan Songgon, untuk dipilah dan didaur ulang.

“Yang paling sulit ditangani adalah styrofoam karena termasuk limbah residu yang tidak bisa diolah. Masyarakat perlu lebih bijak memilih kemasan makanan agar tidak menambah beban lingkungan,” kata Dwi.

Deputi Program Manager Banyuwangi Hijau, Prasetyo Ibnu Toat, menyebut kegiatan ini menjadi langkah awal menuju target “Banyuwangi bebas sampah” dalam sebulan ke depan. Menurutnya, kesadaran bersama menjadi kunci.

“Setiap orang menghasilkan sampah, maka setiap orang juga harus bertanggung jawab atas sampah yang dihasilkan. Kalau semua pihak terlibat, target Banyuwangi bersih bukan hal yang mustahil,” tegas Prasetyo.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru