Banyuwangi Siapkan 400 Dosis Vaksin Rabies Gratis, Jaga Status Zero Rabies

Jumat, 25 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warga membawa hewan peliharaannya untuk mendapatkan vaksinasi rabies gratis di Rumah Sakit Hewan Banyuwangi, Kamis (24/9/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Warga membawa hewan peliharaannya untuk mendapatkan vaksinasi rabies gratis di Rumah Sakit Hewan Banyuwangi, Kamis (24/9/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menyiapkan 400 dosis vaksin rabies gratis bagi hewan peliharaan masyarakat sebagai langkah antisipasi untuk mempertahankan status zero rabies di daerah tersebut.

Vaksinasi digelar di Rumah Sakit Hewan (RSH) Banyuwangi, Kamis (24/9/2026), dalam rangkaian Go Cat +R pada Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan. Ratusan warga datang membawa hewan peliharaan mereka untuk mendapatkan vaksinasi.

Hewan yang dibawa masyarakat didominasi kucing dan anjing. Selain hewan peliharaan, anjing K9 milik Polresta Banyuwangi juga mendapat vaksinasi rabies.

Kadis Pertanian dan Pangan Banyuwangi Danang Hartanto mengatakan, hingga saat ini belum ada laporan kasus rabies di Banyuwangi. Karena itu, pemerintah daerah terus melakukan langkah antisipasi untuk mempertahankan status zero rabies.

“Salah satunya melalui pemberian vaksinasi rabies gratis, baik yang dipelihara di rumah maupun yang dilepasliarkan di lingkungan,” tuturnya.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, drh. Nanang Sugiharto, mengatakan sebanyak 400 dosis vaksin rabies telah disiapkan.

Dari jumlah tersebut, lebih dari 200 dosis digunakan di RSH Banyuwangi. Sementara dosis lainnya dialokasikan untuk vaksinasi di Puskeswan Rogojampi, Genteng, dan Gambiran.

“Data yang kami himpun 249 kucing, 16 anjing telah melakukan vaksinasi rabies di RSH Banyuwangi. Serta 45 kucing, dan 5 anjing di Puskeswan,” terang Nanang.

Dengan demikian, berdasarkan data yang disampaikan Nanang, sebanyak 315 hewan telah mendapatkan vaksinasi rabies pada rangkaian kegiatan tersebut.

Selain vaksinasi, hewan yang datang juga diperiksa kondisi kesehatannya. Pemilik hewan turut mendapatkan layanan berupa pemberian vitamin dan obat cacing.

“Hewan-hewan tersebut selain divaksinasi juga diperiksa kesehatan dan diberikan vitamin termasuk pemberian obat cacing,” sambungnya.

Salah satu warga Sukowidi, Wulan, datang membawa kucing kesayangannya bernama Koi. Ia memanfaatkan kegiatan tersebut tidak hanya untuk vaksinasi, tetapi juga memeriksakan kondisi kucingnya.

“Saya awalnya punya 10 kucing, tapi mati 9 sisa 1, karena bediding. Belajar dari tersebut, di acara ini sekaligus datang untuk kontrol, pemberian vitamin dan obat cacing,” kata Wulan.

Selain vaksinasi, Pemkab Banyuwangi juga memperkuat layanan kesehatan hewan melalui layanan baru di RSH Banyuwangi, Jalan RA Kartini Nomor 56.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan layanan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesehatan hewan sekaligus memperkenalkan layanan khusus penyakit dalam dan bedah hewan.

“Ini rutin kami lakukan untuk meningkatkan kesehatan hewan di Banyuwangi. Sekaligus kami juga ingin mengenalkan layanan baru di RSH Banyuwangi, ada layanan khusus penyakit dalam dan bedah hewan,” kata Ipuk.

Unit layanan tersebut menangani lima bidang, yakni penyakit dalam, bedah, reproduksi, nutrisi, dan patologi anatomi. Pelayanannya didukung sejumlah peralatan pemeriksaan, antara lain hematology analyzer, pemeriksaan kimia darah, ultrasonografi (USG), X-Ray, pemeriksaan histopatologi, serta pemeriksaan parasit.

Layanan tersebut juga diperkuat dengan dokter hewan yang memiliki keahlian di berbagai bidang.

Upaya vaksinasi dan penguatan layanan kesehatan hewan tersebut menjadi bagian dari langkah Pemkab Banyuwangi dalam menjaga kesehatan hewan sekaligus mencegah penularan penyakit zoonosis seperti rabies.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Berita Terbaru