Bapenda Online Banyuwangi Buka Layanan Pajak 24 Jam, Anggaran Bisa Hemat Rp900 Juta

Selasa, 29 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat soft launching Bapenda Online dalam acara Car Free Day dan peresmian Pasar Jati Agung, Kecamatan Purwoharjo, Minggu (27/9/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat soft launching Bapenda Online dalam acara Car Free Day dan peresmian Pasar Jati Agung, Kecamatan Purwoharjo, Minggu (27/9/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Pemkab Banyuwangi meluncurkan Bapenda Online untuk mempermudah masyarakat mengurus administrasi perpajakan secara digital selama 24 jam. Melalui layanan ini, warga tidak lagi harus datang langsung ke kantor pelayanan untuk mengurus berbagai kebutuhan perpajakan.

Peluncuran Bapenda Online dilakukan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat soft launching dalam acara Car Free Day (CFD) dan peresmian Pasar Jati Agung, Kecamatan Purwoharjo, Minggu (27/9/2026).

“Ini bagian dari upaya kita memberi kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus administrasi perpajakan secara mandiri. Tidak lagi harus didatangi petugas ke rumah-rumah, tetapi bisa mengurus pajak apa pun pajak itu, dengan Bapenda Online,” ujar Ipuk.

Bapenda Online terintegrasi dengan basis data kependudukan daerah melalui B-One ID pada aplikasi Smart Kampung. Dengan integrasi tersebut, data wajib pajak yang telah terdaftar dapat terverifikasi secara otomatis oleh sistem.

Platform tersebut memiliki dua fungsi utama, yakni portal informasi atau official web dan portal layanan publik digital. Di dalamnya tersedia informasi capaian pajak daerah secara live setiap hari, informasi kewajiban perpajakan, fitur chatbot interaktif, hingga portal pendaftaran magang bagi mahasiswa.

Selain itu, masyarakat dapat mengakses sembilan jenis layanan PBB-P2 dan BPHTB secara online.

Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Banyuwangi, Samsudin, mengatakan kebutuhan terhadap layanan digital cukup besar. Setiap hari, Bapenda melayani sekitar 150 hingga 200 permohonan layanan yang tersebar di sejumlah titik, mulai dari Kantor Bapenda, Mall Pelayanan Publik, hingga Pasar Pelayanan Publik.

“Berawal dari konsep Work from Anywhere, dengan sistem ini pelayanan tidak terbatas oleh waktu dan bisa dilakukan di manapun. Melalui Bapenda Online, masyarakat kini bisa mengakses layanan 24 jam,” ujar Samsudin.

Digitalisasi layanan tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan efisiensi belanja rutin Pemkab Banyuwangi. Menurut Samsudin, penerapan Bapenda Online diproyeksikan memberikan penghematan anggaran minimal Rp900 juta setiap tahun.

“Dengan Bapenda Online, insyaallah secara tahunan Bapenda dapat melakukan penghematan anggaran belanja rutin minimal Rp 900 juta per tahun. Ke depan, potensi penghematan akan terus kami optimalkan,” ungkapnya.

Selain layanan yang dapat diakses sepanjang waktu, sistem tersebut juga menyediakan fitur tracking. Fitur ini memungkinkan warga memantau posisi berkas secara real-time serta mengajukan komplain apabila mengalami kendala dalam proses pelayanan.

Dengan layanan tersebut, Pemkab Banyuwangi mengarahkan administrasi perpajakan agar dapat dilakukan secara lebih mandiri melalui sistem digital, sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap layanan tatap muka.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

200+ Perusahaan Beroperasi di Tambaksawah, Pemkab Sidoarjo Dekatkan Layanan Pajak
Kendal Masuk Lima Besar Nasional, Raih Terbaik I PPD 2026
APBD 2027 dan Pariwisata 2040 Jadi Agenda Paripurna DPRD Kabupaten Blitar
Pompa Sidokare Naik Jadi 1.200 Liter per Detik, Sidoarjo Kejar Kesiapan Musim Hujan
Dari Rp86,4 Miliar Pangan hingga 4.500 PPPK, Ini Titik Panas RAPBD Bondowoso 2027
24 Dokter Hewan FIKKIA Unair Banyuwangi Dilantik, Disiapkan Perkuat Keamanan Pangan dan Peternakan
KAI Logistik Uji Coba Kereta Angkut Hasil Bumi Banyuwangi-Jakarta
Titiek Soeharto Dorong Swasembada Susu, Genom Sapi Grati Jadi Andalan Pasuruan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 20:27

200+ Perusahaan Beroperasi di Tambaksawah, Pemkab Sidoarjo Dekatkan Layanan Pajak

Rabu, 30 September 2026 - 19:20

Kendal Masuk Lima Besar Nasional, Raih Terbaik I PPD 2026

Rabu, 30 September 2026 - 08:42

APBD 2027 dan Pariwisata 2040 Jadi Agenda Paripurna DPRD Kabupaten Blitar

Rabu, 30 September 2026 - 08:29

Pompa Sidokare Naik Jadi 1.200 Liter per Detik, Sidoarjo Kejar Kesiapan Musim Hujan

Selasa, 29 September 2026 - 14:14

Dari Rp86,4 Miliar Pangan hingga 4.500 PPPK, Ini Titik Panas RAPBD Bondowoso 2027

Berita Terbaru