Bau Menyengat Bongkar Kematian Pria di Lamongan, Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar

Minggu, 12 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polres Lamongan melakukan olah TKP di rumah warga yang ditemukan meninggal dunia di Desa Plosowahyu, Kecamatan Lamongan, Jumat (10/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas Polres Lamongan melakukan olah TKP di rumah warga yang ditemukan meninggal dunia di Desa Plosowahyu, Kecamatan Lamongan, Jumat (10/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Warga Desa Plosowahyu, Kecamatan Lamongan, digegerkan dengan penemuan seorang pria berinisial H (50) yang ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya, Jumat (10/7/2026). Korban diduga meninggal akibat penyakit yang telah lama dideritanya.

Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Laporan diterima kepolisian setelah warga mencium bau tidak sedap yang berasal dari rumah korban.

“Memang benar, kami menerima laporan adanya seorang warga yang ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya,” kata Hamzaid.

Ia menjelaskan, warga kemudian membuka jendela kamar dan mendapati korban sudah dalam posisi terlentang di atas tempat tidur. Menerima laporan itu, anggota Unit Reskrim bersama Tim Inafis Polres Lamongan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Setelah menerima laporan, anggota Unit Reskrim dan Tim Inafis Polres Lamongan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban. Di lokasi juga ditemukan obat resep dokter atas nama korban.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit jantung dan stroke. Sementara itu, menurut keterangan tetangga, korban terakhir kali terlihat beraktivitas pada Rabu (8/7/2026) sore dan setelah itu tidak lagi terlihat keluar rumah.

“Hasil pemeriksaan medis tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan. Pihak keluarga juga menyatakan menolak dilakukan autopsi,” jelasnya.

Saat ini, kepolisian telah melakukan olah TKP, mengidentifikasi korban dan para saksi, mengumpulkan barang bukti, serta berkoordinasi dengan pihak medis. “Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban diduga meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya, “pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Diduga Kejang Saat Mengemudi, Mobil Tabrak 3 Motor dan Ambulans di Lamongan
Empat Siswa Terjebur Sumur 8 Meter di Lamongan, Begini Kronologinya
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui
Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora
Ruko UD Asterpal di Gempol Ludes Terbakar, Kerugian Rp320 Juta
Selamat dari Kebakaran Kapal, 5 Penari Tetap Ingin Tampil di Gandrung Sewu

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:13

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:03

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:51

Diduga Kejang Saat Mengemudi, Mobil Tabrak 3 Motor dan Ambulans di Lamongan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:12

Empat Siswa Terjebur Sumur 8 Meter di Lamongan, Begini Kronologinya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:44

Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui

Berita Terbaru