Bikin Merinding, Desa Blimbing Madiun Masih Lestarikan Adat Jawa Kuno di Bulan Selo

Kamis, 29 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Desa Blimbing menggelar tradisi Bersih Dusun di bulan Selo sebagai bentuk pelestarian budaya Jawa (Dok Istimewa)

Warga Desa Blimbing menggelar tradisi Bersih Dusun di bulan Selo sebagai bentuk pelestarian budaya Jawa (Dok Istimewa)

MADIUN, RadarBangsa.co.id – Tradisi Bersih Dusun kembali digelar masyarakat Dusun Pakisaji, Desa Blimbing, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Sabtu (24/5/2025). Kegiatan tahunan ini tidak hanya menjadi ajang syukuran, tetapi juga momentum penting dalam mempererat silaturahmi serta memperkuat semangat gotong royong antarwarga.

Bertempat di kediaman Bapak Rebo—mantan perangkat desa sekaligus tokoh masyarakat—acara berlangsung meriah dan penuh kekeluargaan. Kepala Desa Blimbing, Danang Wahyu Eko Putra, beserta jajaran perangkat desa turut hadir mendampingi warga.

Dalam sambutannya, Kades Danang menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas kekompakan warga Dusun Pakisaji, khususnya dari RT 14 hingga RT 18 yang aktif berpartisipasi. Ia menekankan pentingnya menjaga tradisi ini sebagai bagian dari identitas budaya dan spiritual masyarakat desa.

“Tradisi seperti ini bukan hanya tentang menjaga kebersihan lingkungan, tapi juga merawat nilai-nilai luhur kebersamaan yang menjadi kekuatan kita. Semoga kegiatan ini terus dilestarikan dan menjadi contoh untuk dusun-dusun lain,” ujarnya.

Acara dimulai dengan kegiatan gotong royong memperbaiki sejumlah fasilitas umum seperti pos ronda dan tempat ibadah. Partisipasi aktif warga terlihat dari kerja sama yang harmonis antar generasi—mulai dari pemuda hingga para sesepuh.

Selain itu, malam harinya dilangsungkan pagelaran wayang kulit, yang menjadi hiburan sekaligus media edukasi kultural bagi warga. Kesenian tradisional ini menjadi bagian tak terpisahkan dari pelaksanaan Bersih Dusun setiap tahun.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama dan pembacaan tahlil yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Doa ditujukan kepada para sesepuh Dusun Pakisaji yang telah wafat dan berjasa dalam membangun komunitas yang rukun dan damai.

Suasana khusyuk dan haru menyelimuti warga yang hadir. Momen ini menjadi ruang refleksi atas perjuangan para pendahulu sekaligus pengingat pentingnya menjaga warisan nilai dan tradisi yang telah ada.

Bapak Rebo selaku tuan rumah mengungkapkan rasa haru dan syukurnya atas suksesnya acara tahun ini. Ia menyampaikan betapa pentingnya rasa kebersamaan dalam menjaga harmoni lingkungan sosial.

“Saya sangat terharu melihat antusiasme warga. Kebersamaan seperti inilah yang membuat dusun kita nyaman, aman, dan penuh kekeluargaan,” tutur Rebo.

Bersih Dusun di Dusun Pakisaji rutin diadakan setiap tahun pada bulan Selo (kalender Jawa) sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan berkah dan keselamatan. Melalui kegiatan ini, masyarakat berharap Dusun Pakisaji selalu diberi ketentraman, kesehatan, dan kemajuan.

Dengan semangat kolektif dan kepedulian yang terus dijaga, kegiatan Bersih Dusun diharapkan menjadi awal dari peningkatan kualitas hidup masyarakat serta terpeliharanya harmoni sosial di wilayah Desa Blimbing.

Penulis : Wito

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru