Operasi Pekat Mencekam di Bantul, Polisi Sita 305 Botol Miras Oplosan dari Lima Lokasi

Kamis, 29 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polres Bantul menyita ratusan botol miras oplosan dalam razia Operasi Pekat (Dok Istimewa)

Petugas Polres Bantul menyita ratusan botol miras oplosan dalam razia Operasi Pekat (Dok Istimewa)

BANTUL, RadarBangsa.co.id  – Polres Bantul kembali menggelar operasi penyakit masyarakat (Pekat) dengan sasaran utama peredaran minuman keras (miras) ilegal. Dalam razia yang digelar Rabu (28/5) malam, petugas berhasil menyita ratusan botol miras oplosan dari lima lokasi berbeda.

Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana menyebutkan, total ada 305 botol miras yang diamankan dalam operasi gabungan tersebut. Razia digelar bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bantul sebagai tindak lanjut dari laporan masyarakat yang masuk melalui kanal media sosial Polres Bantul.

“Razia ini merupakan respons atas keresahan warga yang kami terima lewat media sosial. Kami tindaklanjuti dengan penelusuran dan operasi di sejumlah titik rawan,” ujar Jeffry, Kamis (29/5/2025).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 252 botol miras oplosan disita dari tangan seorang penjual berinisial SGT di kediamannya yang berada di Jalan Imogiri Barat, Bangunharjo, Sewon. Sisanya, 53 botol miras diamankan dari empat lokasi lainnya yang tersebar di wilayah Kapanewon Srandakan, Bambanglipuro, dan dua titik di Kapanewon Bantul.

Seluruh barang bukti kini diamankan di Mapolres Bantul guna proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Bantul, AKBP Novita Eka Sari menegaskan komitmen pihaknya dalam memberantas peredaran miras, khususnya jenis oplosan atau tanpa merek resmi. Menurutnya, miras oplosan sangat berbahaya karena bisa memicu tindak kriminal hingga mengancam keselamatan jiwa.

“Ini bukan sekadar pelanggaran, tapi sudah menyangkut keselamatan masyarakat. Kami tidak akan toleransi terhadap peredaran miras oplosan,” tegas Novita.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan aktivitas jual beli atau peredaran miras di lingkungan masing-masing.

“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin menyampaikan laporan. Bisa langsung ke petugas atau melalui nomor pengaduan 110 dan hotline Polres Bantul di 0856 00479110,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Novita menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan sehat.

“Penegakan hukum tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan kepedulian dan partisipasi aktif semua pihak untuk menjadikan Bantul bebas dari miras ilegal,” ucapnya.

Ia berharap gerakan bersama ini dapat memberikan efek jera bagi para pelaku, sekaligus menjadi langkah nyata dalam menciptakan wilayah yang kondusif.

“Ini bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab kita bersama. Mari wujudkan Bantul yang bersih dari miras demi generasi yang lebih sehat dan masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.

Penulis : Paiman

Berita Terkait

Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam
Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor
Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati
Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan
58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir
Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 10:30

Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam

Rabu, 4 November 2026 - 18:59

Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor

Selasa, 3 November 2026 - 20:02

Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati

Selasa, 3 November 2026 - 09:53

Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan

Senin, 2 November 2026 - 10:26

58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir

Berita Terbaru