Bondowoso Gelar Gerakan Pangan Murah di Wringin, Wabup Pastikan Harga Beras dan Daging Stabil

Sabtu, 14 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Safi’i meninjau stan sembako Gerakan Pangan Murah di Wringin, Jumat (13/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Safi’i meninjau stan sembako Gerakan Pangan Murah di Wringin, Jumat (13/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BONDOWOSO, RadarBangsa.co.id – Pemerintah kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional menjelang rangkaian Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) 2026, mulai Tahun Baru Imlek, Nyepi, Ramadhan, hingga Idul Fitri. Program yang diinisiasi Badan Pangan Nasional (Bapanas) ini dilaksanakan serentak di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota, dengan peluncuran terpusat secara daring dari Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam arahannya meminta pemerintah daerah mengawal ketat stabilitas harga, terutama komoditas strategis seperti beras dan daging. Ia menegaskan pengawasan harus dilakukan hingga rantai distribusi terkecil guna mencegah spekulasi dan praktik permainan harga.

“Pastikan harga sesuai ketentuan pemerintah dan tidak ada pihak yang mengambil keuntungan di tengah kebutuhan masyarakat yang meningkat,” tegas Amran.

Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan pasokan pangan guna mengantisipasi lonjakan permintaan selama periode hari besar. Langkah ini menjadi bagian dari strategi menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan inflasi pangan.

Di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, pelaksanaan GPM dipusatkan di Kecamatan Wringin. Kegiatan diawali senam bersama warga, dilanjutkan peninjauan stan sembako oleh Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Safi’i bersama Ketua DPRD Achmad Dhafir dan jajaran OPD.

Wabup As’ad menegaskan pengendalian inflasi dan pemenuhan kebutuhan pangan dasar menjadi prioritas daerah. “Stabilitas harga bahan pokok adalah fondasi ekonomi rumah tangga, terutama bagi warga berpenghasilan rendah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, GPM memiliki dampak luas, mulai dari pengendalian inflasi pada komoditas bergejolak (volatile food), peningkatan akses pangan bergizi untuk menekan angka stunting, hingga menjaga psikologi pasar agar masyarakat tidak panik menghadapi HBKN.

Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci pelaksanaan GPM. Di Bondowoso, program ini melibatkan Perum BULOG, ID FOOD, BUMD pangan, distributor lokal, serta petani dan peternak setempat. Skema distribusi langsung dari produsen ke konsumen dipilih untuk memangkas rantai pasok dan menjaga harga tetap terjangkau.

Masyarakat dapat membeli beras, gula, minyak goreng, bawang putih, dan daging di bawah harga pasar. Komoditas segar seperti cabai, bawang merah, telur ayam, dan hortikultura juga tersedia dengan kualitas baik dan harga kompetitif.

Secara nasional, GPM menjadi instrumen intervensi pasar untuk memastikan ketersediaan pasokan dan stabilitas harga pangan. Pemerintah berharap langkah ini efektif menjaga ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi daerah di tengah dinamika global.

“Gerakan ini bukan hanya soal harga murah, tetapi memastikan negara hadir menjaga kebutuhan dasar rakyat,” pungkas Wabup As’ad.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru