BPBD Jombang Salurkan Bantuan Puting Beliung ke 4 Desa Terdampak

Kamis, 2 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BPBD menyalurkan bantuan korban puting beliung di Jombang, Rabu 1 April 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas BPBD menyalurkan bantuan korban puting beliung di Jombang, Rabu 1 April 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JOMBANG, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui BPBD bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi warga terdampak bencana angin kencang dan puting beliung yang terjadi Selasa (31/3/2026). Bantuan didistribusikan ke empat desa di dua kecamatan pada Rabu (1/4).

Penyaluran bantuan ini menyasar Desa Jombok dan Blimbing di Kecamatan Kesamben, serta Desa Tanggungkramat dan Rejoagung di Kecamatan Ploso. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pemulihan warga pascabencana.

Tim BPBD Jombang menyalurkan bantuan setelah melakukan pendataan terhadap warga terdampak. Bantuan difokuskan pada keluarga yang mengalami kerusakan rumah akibat terjangan angin kencang.

Di Kecamatan Kesamben, bantuan diberikan kepada warga di Desa Jombok dan Blimbing yang rumahnya rusak. Sementara di Kecamatan Ploso, distribusi bantuan juga mencakup kebutuhan tambahan untuk menunjang aktivitas harian warga.

Paket bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan dasar keluarga, sandang, perlengkapan memasak, selimut, kasur lipat, paket sekolah, hingga makanan siap saji. Distribusi dilakukan langsung ke titik penerima untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Kepala Pelaksana BPBD Jombang, Wiku Birawa Filipe Dias Quintas, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

“Kami hadir untuk menyerahkan bantuan secara langsung sebagai wujud kepedulian pemerintah daerah. Fokus kami memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi agar mereka dapat kembali beraktivitas,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pendataan dilakukan secara ketat agar bantuan benar-benar diterima oleh warga yang membutuhkan.

“Kami sekaligus memantau kondisi lapangan untuk memetakan kebutuhan lanjutan selama masa pemulihan,” tambahnya.

Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat mengurangi beban ekonomi dan psikologis warga terdampak. Selain itu, kehadiran pemerintah di lokasi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat yang sebelumnya terdampak bencana.

Langkah cepat ini menjadi bagian dari upaya mitigasi dan respons darurat terhadap bencana hidrometeorologi yang masih berpotensi terjadi di wilayah Jombang.

BPBD Jombang memastikan pemantauan akan terus dilakukan hingga kondisi warga benar-benar pulih. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menghadapi dampak cuaca ekstrem.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kecelakaan Maut di Jalur Deandles Lamongan, Ibu dan Balita Tewas
Diduga Kejang Saat Mengemudi, Mobil Tabrak 3 Motor dan Ambulans di Lamongan
Empat Siswa Terjebur Sumur 8 Meter di Lamongan, Begini Kronologinya
Ruko UD Asterpal di Gempol Ludes Terbakar, Kerugian Rp320 Juta
Selamat dari Kebakaran Kapal, 5 Penari Tetap Ingin Tampil di Gandrung Sewu
Dua Kebakaran Lahan di Kedungpring Lamongan, Ini Dugaan Pemicunya
Bendahara II KONI Kendal MRS Ditahan, Diduga Selewengkan Dana Rp798 Juta
Karhutla Jember Mulai Mereda, Perhutani Ingatkan Bahaya Bakar Hutan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 05:26

Kecelakaan Maut di Jalur Deandles Lamongan, Ibu dan Balita Tewas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:51

Diduga Kejang Saat Mengemudi, Mobil Tabrak 3 Motor dan Ambulans di Lamongan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:12

Empat Siswa Terjebur Sumur 8 Meter di Lamongan, Begini Kronologinya

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:04

Ruko UD Asterpal di Gempol Ludes Terbakar, Kerugian Rp320 Juta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:43

Selamat dari Kebakaran Kapal, 5 Penari Tetap Ingin Tampil di Gandrung Sewu

Berita Terbaru