Bukit Asam ‘PTBA’ Bantu Warga Desa Bangkitkan Usaha Jamur Tiram

- Redaksi

Senin, 25 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUARA ENIM, RadarBangsa.co.id – Setelah mengalami masa sulit selama pandemi COVID-19, usaha jamur tiram di Desa Keban Agung, Muara Enim, telah berhasil pulih berkat bantuan dari PT Bukit Asam Tbk (PTBA). Usaha Mikro dan Kecil (UMK) ini telah bergabung dengan program mitra binaan PTBA sejak tahun 2020 dan diberi nama Sentra Industri Bukit Asam (SIBA) Jamur.

“Kami mengalami masa vakum selama pandemi COVID-19, namun berkat bantuan dari tim Sustainability PTBA, kami berhasil bangkit dan mulai merambah ke produk olahan,” kata Ketua SIBA Jamur, Rahmawati.

Usaha jamur tiram ini telah berkembang pesat dan mulai menciptakan beragam produk olahan seperti stik, keripik, cireng, hingga pangsit jamur. “PTBA membantu kami dalam pemasaran melalui berbagai cara seperti pameran, kunjungan tamu perusahaan, dan lainnya,” tambah Rahmawati.

Dengan dukungan dari PTBA, SIBA Jamur mulai menjual produknya secara online melalui media sosial dan aplikasi PaDi UMKM untuk memperluas jangkauan. Dampaknya, omzet SIBA Jamur telah meningkat sebesar 30 persen sejak tahun 2020.

“Sebelumnya, kami memiliki keterbatasan dalam jaringan. Namun, dengan menjadi UMK binaan PTBA, kami mendapatkan lebih banyak koneksi yang membantu kami meningkatkan omzet hingga 30 persen,” jelas Rahmawati.

Rahmawati juga menyebutkan bahwa pelatihan rutin yang diselenggarakan oleh Rumah BUMN Bukit Asam membantu SIBA Jamur menjadi lebih kompetitif. “Pelatihan yang kami terima disesuaikan dengan kebutuhan kami, seperti dalam hal packaging, manajerial, dan pemasaran digital,” ujarnya.

Selain itu, PTBA juga membantu SIBA Jamur dalam mendapatkan izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) dan sertifikasi halal. Dari awalnya hanya beranggotakan tujuh orang, kini SIBA Jamur telah berhasil memberdayakan 15 orang, di mana 12 di antaranya adalah ibu rumah tangga.

“Dengan harapan ke depan, kami berkeinginan agar jamur ini dapat menjadi salah satu ikon Tanjung Enim, sejalan dengan Program Tanjung Enim Kota Wisata yang didukung oleh PTBA dan Pemerintah Kabupaten Muara Enim,” pungkas Rahmawati.

Lainnya:

Berita Terkait

Konten Digital Kian Tak Terkendali, DPD RI dan KPID Jatim Desak RUU Penyiaran Dikebut
230 Cakades di Sidoarjo Dikumpulkan, Subandi Singgung Politik Uang dan Ancaman Korupsi Desa
Pasar Tradisional di Sidoarjo Terancam Sepi, Bupati Subandi Siapkan Revitalisasi dan Digitalisasi Besar-Besaran
Koperasi Merah Putih Mulai Diperkuat, Puluhan Desa di Lubuk Linggau Dapat Kendaraan Operasional
Pemkab Jember Rekrut 31 Petugas Survei PBB, Ribuan Data Pajak Bermasalah Mulai Diburu
Lulusan Magang Kini Dapat Sertifikat Gratis, Menaker Sebut Jadi Senjata Baru Cari Kerja
Lamongan Genjot Modernisasi Pertanian, 3 Poktan Terima Combine Harvester untuk Percepat Panen
Bupati Lamongan Turunkan Mesin Panen Modern, Target Produksi Padi dan Luas Tanam Digenjot

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:41 WIB

Konten Digital Kian Tak Terkendali, DPD RI dan KPID Jatim Desak RUU Penyiaran Dikebut

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:13 WIB

230 Cakades di Sidoarjo Dikumpulkan, Subandi Singgung Politik Uang dan Ancaman Korupsi Desa

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:43 WIB

Pasar Tradisional di Sidoarjo Terancam Sepi, Bupati Subandi Siapkan Revitalisasi dan Digitalisasi Besar-Besaran

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:36 WIB

Koperasi Merah Putih Mulai Diperkuat, Puluhan Desa di Lubuk Linggau Dapat Kendaraan Operasional

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:20 WIB

Pemkab Jember Rekrut 31 Petugas Survei PBB, Ribuan Data Pajak Bermasalah Mulai Diburu

Berita Terbaru