BANGKALAN, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Kabupaten Bangkalan terus mendorong transformasi pelayanan publik berbasis digital. Salah satu langkah konkret ditunjukkan melalui peluncuran sistem pembayaran parkir non-tunai di RSUD Syamrabu Bangkalan, Rabu (11/3).
Peluncuran inovasi tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Bangkalan Lukman Hakim bersama Wakil Bupati Moh. Fauzan Ja’far. Program ini diharapkan menjadi bagian dari modernisasi sistem pelayanan rumah sakit sekaligus meningkatkan transparansi dalam pengelolaan parkir.
Menariknya, sebelum acara dimulai, Bupati Lukman Hakim dan Wakil Bupati Moh. Fauzan Ja’far terlebih dahulu melakukan perjalanan menuju RSUD Syamrabu dengan mengendarai vespa. Kehadiran keduanya dengan kendaraan klasik itu sempat menarik perhatian masyarakat dan pegawai rumah sakit yang menyaksikan langsung momen tersebut.
Setibanya di lokasi, keduanya kemudian secara resmi melaunching sistem pembayaran parkir non-tunai yang kini mulai diterapkan di area parkir RSUD Syamrabu Bangkalan. Sistem ini memungkinkan pengunjung melakukan pembayaran parkir secara digital tanpa menggunakan uang tunai.
Penerapan sistem tersebut merupakan bagian dari inovasi pelayanan publik yang digagas Pemerintah Kabupaten Bangkalan. Selain memberikan kemudahan bagi masyarakat, sistem ini juga dirancang untuk menghadirkan pengelolaan parkir yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel.
Bupati Bangkalan Lukman Hakim menegaskan bahwa digitalisasi layanan publik merupakan salah satu agenda penting pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Melalui sistem pembayaran parkir non-tunai ini, kami ingin menghadirkan pelayanan yang lebih transparan, akuntabel, dan mudah diakses masyarakat. Ini juga menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Bangkalan dalam mendorong digitalisasi layanan publik,” ujar Lukman Hakim.
Menurutnya, transformasi digital di sektor pelayanan publik menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari di tengah perkembangan teknologi dan tuntutan masyarakat terhadap layanan yang lebih cepat dan efisien.
Sementara itu, Wakil Bupati Bangkalan Moh. Fauzan Ja’far menambahkan bahwa penerapan sistem parkir non-tunai di RSUD Syamrabu diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang datang ke rumah sakit, baik pasien maupun keluarga pendamping.
“Dengan sistem non-tunai, masyarakat akan lebih mudah melakukan transaksi parkir. Selain itu, pengelolaan parkir juga menjadi lebih tertata dan transparan,” kata Fauzan.
Ia juga menilai sistem tersebut dapat meminimalisir potensi kebocoran dalam pengelolaan parkir serta meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan di lingkungan rumah sakit daerah.
Selain agenda peluncuran sistem parkir digital, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan aksi sosial berupa pembagian takjil kepada para pendamping pasien yang berada di lingkungan RSUD Syamrabu Bangkalan. Pembagian takjil ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap keluarga pasien yang sedang menjalani perawatan.
Suasana kebersamaan semakin terasa ketika rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan acara buka puasa bersama di Masjid RSUD Bangkalan. Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran pemerintah daerah, manajemen rumah sakit, tenaga kesehatan, serta sejumlah masyarakat yang hadir.
Melalui inovasi sistem parkir non-tunai ini, Pemerintah Kabupaten Bangkalan berharap RSUD Syamrabu dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Digitalisasi layanan diharapkan mampu menciptakan sistem yang lebih modern, transparan, dan efisien dalam mendukung pelayanan kesehatan bagi warga Bangkalan.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar