Bupati Lamongan Apresiasi Inovasi Mahasiswa UNEJ di Program KKN UMD

Rabu, 13 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menerima laporan hasil KKN UMD UNEJ 2024/2025 di Guest House Lamongan, Rabu (13/8/2025) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menerima laporan hasil KKN UMD UNEJ 2024/2025 di Guest House Lamongan, Rabu (13/8/2025) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengapresiasi berbagai inovasi mahasiswa Universitas Jember (UNEJ) yang mengikuti program Kuliah Kerja Nyata Universitas Membangun Desa (KKN UMD) tahun ajaran 2024/2025.

Dalam kegiatan yang digelar di Guest House Lamongan, Rabu (13/8/2025), Yuhronur menyebut hasil kerja mahasiswa selama 15 Juli hingga 18 Agustus 2025 di Desa Kebalankulon, Desa Latukan, dan Desa Klagensrampat sangat aplikatif dan relevan dengan potensi setempat.
“Produk yang dihasilkan mahasiswa KKN sangat luar biasa karena aplikatif dan sesuai dengan potensi desa masing-masing. Hal ini mendorong kemajuan desa sekaligus memperkuat ketahanan pangan,” ujarnya.

Salah satu inovasi yang menarik perhatian adalah pembuatan pelet pakan ternak dari limbah gulma azoleaf di Desa Klagensrampat. Menurut Yuhronur, ide tersebut tidak hanya membantu warga mendapatkan pakan ternak murah, tetapi juga memberi manfaat lingkungan.
“Dengan memanfaatkan gulma menjadi pakan, kita tidak hanya menekan biaya peternakan, tetapi juga menjaga kebersihan desa dari limbah yang selama ini terbuang,” katanya.

Program lain yang juga diapresiasi adalah Pupuk Mandiri Desa (Purisa), yakni pengolahan kotoran sapi, ayam, dan kambing menjadi pupuk kompos. Mahasiswa mengajarkan warga cara mengolah limbah ternak menjadi pupuk organik murah dan ramah lingkungan.
“Purisa ini contoh nyata ekonomi sirkular di desa. Limbah yang tadinya terbuang bisa menjadi pupuk yang menyuburkan tanah sekaligus mengurangi biaya modal petani,” tutur Yuhronur.

Bupati menegaskan, inovasi tersebut sejalan dengan Gerakan Membangun Ekonomi Rakyat Lamongan (Gemerlap), program pemerintah daerah yang fokus mengembangkan potensi ekonomi desa di sektor pertanian, perikanan, dan industri kreatif.
“Gemerlap menekankan nilai tambah pada produk lokal. Kehadiran mahasiswa membantu desa melihat peluang itu dan mengembangkannya,” ucapnya.

Ia berharap keberhasilan KKN UMD di tiga desa tersebut bisa menjadi model yang diterapkan di wilayah lain di Lamongan.
“Harapan kami, ini bukan berhenti saat KKN selesai. Desa-desa lain bisa meniru dan mengembangkan model ini agar manfaatnya terus berlanjut,” pungkas Yuhronur.

KKN UMD UNEJ sendiri merupakan program pengabdian masyarakat yang melibatkan mahasiswa untuk memecahkan masalah dan memaksimalkan potensi desa melalui pendekatan partisipatif.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru