Unjuk Rasa di Pati Memanas, Diduga Ada Penyusup Kelompok Anarko

Rabu, 13 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat kepolisian membentuk barikade di depan gerbang Alun-Alun Pati untuk menahan massa aksi yang mulai memanas. Area sekitar dipenuhi botol plastik dan sampah sisa lemparan peserta, Rabu (13/8/2025) (IST)

Aparat kepolisian membentuk barikade di depan gerbang Alun-Alun Pati untuk menahan massa aksi yang mulai memanas. Area sekitar dipenuhi botol plastik dan sampah sisa lemparan peserta, Rabu (13/8/2025) (IST)

PATI, RadarBangsa.co.id — Aksi demonstrasi di Alun-Alun Pati, Rabu (13/8/2025), yang awalnya berlangsung damai, berubah tegang setelah sebagian peserta melempari aparat dengan botol air mineral. Ribuan massa telah berkumpul sejak pagi untuk menyampaikan protes terhadap kebijakan pemerintah, namun situasi mulai memanas menjelang siang.

Kapolresta Pati, Kombes Pol Jaka Wahyudi, bersama Komandan Kodim 0718/Pati, turun langsung mengawasi jalannya aksi. Mereka mengajak peserta untuk tetap tenang dan menghindari tindakan provokatif.

“Kami mengimbau seluruh peserta agar tertib dan damai. Jangan sampai ada tindakan yang mencoreng tujuan penyampaian aspirasi,” ujar Kombes Jaka di lokasi.

Ketegangan meningkat saat sejumlah orang yang diduga bukan bagian dari massa inti memprovokasi dengan teriakan keras, memicu pelemparan ke arah aparat. Petugas menahan diri dan berupaya melakukan pendekatan persuasif.

Berdasarkan pantauan kepolisian, ada dugaan kuat bahwa kericuhan dipicu oleh penyusup yang terafiliasi dengan kelompok anarko. Beberapa individu berpakaian mencolok terlihat memancing emosi peserta lain.

“Kami sedang mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga menyusup. Niat baik untuk menyuarakan pendapat tidak boleh dikotori oleh oknum yang ingin membuat kerusuhan,” tegas Jaka Wahyudi.

Aparat gabungan TNI-Polri membentuk barikade di sejumlah titik strategis sekitar alun-alun untuk mengamankan jalannya aksi. Meski demikian, Kapolresta menegaskan bahwa tindakan pengamanan tetap mengedepankan pendekatan humanis dan menghindari langkah represif.

“Kami hadir bukan untuk mengekang kebebasan berpendapat, tetapi memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib,” ujarnya.

Ia menambahkan, demokrasi harus dijaga bersama agar tidak dimanfaatkan oleh pihak yang ingin memecah belah. “Mari kita kawal demokrasi tanpa kekerasan dan kerusuhan,” katanya.

Hingga sore, situasi di Alun-Alun Pati masih dipantau ketat oleh aparat keamanan. Massa diimbau untuk membubarkan diri secara tertib demi mencegah eskalasi lebih lanjut.

Penulis : Bandi

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan
Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik
Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 09:14

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan

Kamis, 17 September 2026 - 09:06

Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Berita Terbaru