LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi (Pak Yes), menerima kunjungan sembilan siswa asal Lamongan dari SMA Taruna Nusantara (kelas sepuluh) yang sedang melaksanakan kegiatan pesiar di Ruang Kerja Bupati Pemkab Lamongan Lt 3 pada pagi hari Senin (23/12) pagi ini. Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan penuh makna, dengan Pak Yes membagikan pengalaman masa belajarnya serta memberi pelajaran berharga tentang kepemimpinan kepada generasi muda calon pemimpin bangsa.
Dalam kesempatan itu, Pak Yes menekankan pentingnya belajar, baik dalam aspek akademik maupun non-akademik. Menurutnya, belajar adalah kunci untuk membuka wawasan dan pengetahuan yang dapat dijadikan bekal untuk memimpin di masa depan. “Belajar harus terus dilakukan, bahkan hingga saat ini saya masih belajar. Karena ilmu pengetahuan dapat kita jadikan bekal dalam memimpin kedepan,” ujar Pak Yes dengan penuh semangat.
Pak Yes juga menyampaikan pesan agar para siswa SMA Taruna Nusantara belajar dengan sungguh-sungguh, karena mereka adalah calon pemimpin yang akan memegang kendali bangsa Indonesia di masa depan. “Kalian adalah penerus bangsa, generasi yang akan membawa Indonesia menuju masa emas. Untuk itu, belajarlah dengan tekun, agar dapat memberikan kontribusi positif bagi negeri ini,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Lamongan, melalui berbagai program pemberdayaan sumber daya manusia (SDM), telah berupaya keras untuk mempersiapkan generasi muda yang unggul dan berdaya saing. Pemberdayaan SDM merupakan bagian dari pembangunan non-fisik yang sangat penting sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan Kota Soto. Hal ini sesuai dengan visi Pemkab Lamongan untuk menciptakan SDM yang berkualitas, terampil, dan siap bersaing di dunia global.
Upaya pemerintah daerah dalam pemberdayaan SDM terbukti membuahkan hasil yang luar biasa. Salah satu indikator yang mencerminkan keberhasilan ini adalah angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Lamongan yang tercatat sebesar 75,9 pada tahun ini. Angka tersebut masuk dalam kategori tinggi dan melampaui capaian provinsi maupun nasional. Hal ini menunjukkan adanya kemajuan signifikan dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat Lamongan.
Pada data IPM tersebut, terdapat beberapa komponen yang menunjukkan hasil positif, di antaranya angka harapan hidup yang mencapai 75,07 tahun, harapan lama sekolah yang berada di angka 14,03 tahun, rata-rata lama sekolah yang tercatat 8,48 tahun, serta kemampuan daya beli per tahun sebesar 12.419. Angka-angka tersebut mencerminkan kualitas hidup masyarakat yang semakin meningkat, serta menunjukkan keberhasilan dalam bidang pendidikan dan kesehatan.
Pak Yes juga menyampaikan apresiasi terhadap para siswa SMA Taruna Nusantara yang telah menunjukkan prestasi luar biasa. “Saya bangga melihat semangat dan dedikasi kalian. Semoga perjalanan kalian di dunia pendidikan ini dapat terus memberikan manfaat, tidak hanya untuk diri kalian sendiri, tetapi juga untuk masyarakat dan bangsa,” tutup Pak Yes.
Lainnya:
- Hardiknas 2026, Bupati Jember Jamin Tunjangan Guru Utuh dan PPPK Tuntas
- Aksi Biru Lamongan Tekan 1.100 Anak Putus Sekolah, Perintis Genjot Akses Pendidikan
- Perintis dan Aksi Biru Lamongan Tekan Anak Putus Sekolah, Ini Dampaknya
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








