Bupati Lamongan Wisuda 268 Peserta SOTH untuk Bangun Ketahanan Keluarga

Kamis, 11 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Prosesi wisuda 268 peserta SOTH oleh Bupati Lamongan di Pendopo Lokatantra. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Prosesi wisuda 268 peserta SOTH oleh Bupati Lamongan di Pendopo Lokatantra. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Sebanyak 268 orang tua peserta Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) angkatan VI resmi diwisuda Bupati Lamongan Yuhronur Efendi di Pendopo Lokatantra, Kamis (11/12). Momentum tersebut menjadi penanda komitmen Pemkab Lamongan memperkuat ketahanan keluarga melalui peningkatan kapasitas pengasuhan.

Dalam sambutannya, Bupati Yuhronur Efendi menegaskan bahwa pendidikan keluarga memegang peran strategis dalam membentuk generasi muda yang sehat, adaptif, dan berdaya saing. Ia menilai SOTH menjadi intervensi efektif karena tidak hanya membekali peserta dengan pengetahuan pengasuhan, tetapi juga mengajarkan cara menciptakan lingkungan rumah yang aman, stabil, dan mendukung tumbuh kembang anak.

“Sekolah Orang Tua Hebat memiliki peran penting untuk berkontribusi bersama Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam membangun ketahanan keluarga. Pola asuh merupakan titik awal yang menentukan kualitas anak di masa depan,” ujar Bupati yang akrab disapa Pak Yes.

Ia juga mengingatkan risiko pola asuh permisif yang dapat memunculkan perilaku sulit diatur pada anak. Melalui SOTH, lanjutnya, orang tua diarahkan untuk menerapkan batasan yang sehat dan konsisten.

Salah satu lulusan terbaik dari Kecamatan Solokuro, Aniyatul Farikha (27), merasakan langsung manfaat program ini. Setelah mengikuti 14 sesi pembelajaran, ia mengaku lebih mampu mengenali aspek perkembangan anak, mulai dari psikomotorik, kognitif, bahasa, hingga moral dan seni.

“Setelah mengikuti SOTH saya menjadi lebih peka. Kalau ada kekurangan pada perkembangan anak, saya langsung melakukan intervensi,” tuturnya.

Pemkab berharap lulusan SOTH dapat menjadi contoh di lingkungan masing-masing, sekaligus penggerak budaya pengasuhan positif di tingkat desa.

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru