Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti Minta Dukungan Pusat, Senator Lia Istifhama Tekankan Infrastruktur dan Pasar Ekspor

- Redaksi

Jumat, 29 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Senator MPR RI Lia Istifhama saat berdialog dengan Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti dalam kunjungan kerja di Pendopo Kabupaten Magetan, Kamis (28/8). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Senator MPR RI Lia Istifhama saat berdialog dengan Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti dalam kunjungan kerja di Pendopo Kabupaten Magetan, Kamis (28/8). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MAGETAN, RadarBangsa.co.id – Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI dari Jawa Timur, Lia Istifhama, melakukan kunjungan kerja ke Pendopo Kabupaten Magetan pada Kamis (28/8). Kehadiran perempuan yang akrab disapa Ning Lia ini disambut langsung oleh Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, beserta jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Dalam pertemuan tersebut, Ning Lia menegaskan pentingnya sinkronisasi kebijakan nasional dengan program pembangunan daerah. Ia mencontohkan, inisiatif Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong kerja sama ekonomi internasional melalui skema *Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement* (IEU-CEPA) perlu benar-benar ditindaklanjuti di tingkat lokal.

“Jangan sampai IEU-CEPA hanya berhenti di atas kertas tanpa memberi dampak nyata bagi masyarakat. Saya berharap Magetan bisa mengawal dengan menyiapkan industri lokal agar mampu menembus pasar ekspor,” ujar Ning Lia.

Selain menyoroti perdagangan global, Ning Lia juga menekankan peran infrastruktur dalam memacu pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, keberadaan exit tol menuju Magetan akan menjadi katalisator investasi dan sekaligus memperkuat sektor unggulan, mulai dari peternakan ayam petelur, sapi potong, hingga industri kreatif dan kerajinan lokal.

“Magetan punya potensi luar biasa. Selain dikenal sebagai daerah dengan usia harapan hidup tinggi, produk lokalnya juga kompetitif. Jika akses tol dibuka, distribusi akan lebih lancar dan pemasaran produk semakin meluas,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Nanik memaparkan kondisi fiskal daerah yang dinilai masih rapuh. Ia menyebutkan, dari target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1,9 triliun, realisasi baru mencapai Rp1,3 triliun. Sedangkan dana transfer daerah dari pusat terealisasi Rp1,08 triliun dari target Rp1,6 triliun.

“PAD Magetan hanya 13,5 persen. Fiskalnya masih rendah, sehingga ketika ada tambahan beban, seperti pengangkatan PPPK, menjadi sangat berat. Belanja pegawai harus dijaga maksimal 30 persen sesuai ketentuan undang-undang,” tegas Nanik.

Ia menambahkan, hambatan teknis masih kerap terjadi, mulai dari kurang bayar dana transfer pusat hingga persoalan Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Bagi Hasil (DBH), PPN, dan PPh yang berpotensi membuat APBD defisit.

Menanggapi kondisi itu, Ning Lia menegaskan komitmennya untuk mendorong kebijakan fiskal yang lebih adil bagi daerah dengan PAD rendah seperti Magetan.

“Jangan sampai daerah terbebani standar nasional yang tidak sesuai kemampuan fiskal. Jika daerah sehat, masyarakat akan lebih cepat merasakan manfaat pembangunan,” pungkasnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Konten Digital Kian Tak Terkendali, DPD RI dan KPID Jatim Desak RUU Penyiaran Dikebut
230 Cakades di Sidoarjo Dikumpulkan, Subandi Singgung Politik Uang dan Ancaman Korupsi Desa
Pasar Tradisional di Sidoarjo Terancam Sepi, Bupati Subandi Siapkan Revitalisasi dan Digitalisasi Besar-Besaran
Koperasi Merah Putih Mulai Diperkuat, Puluhan Desa di Lubuk Linggau Dapat Kendaraan Operasional
Pemkab Jember Rekrut 31 Petugas Survei PBB, Ribuan Data Pajak Bermasalah Mulai Diburu
Lulusan Magang Kini Dapat Sertifikat Gratis, Menaker Sebut Jadi Senjata Baru Cari Kerja
Lamongan Genjot Modernisasi Pertanian, 3 Poktan Terima Combine Harvester untuk Percepat Panen
Bupati Lamongan Turunkan Mesin Panen Modern, Target Produksi Padi dan Luas Tanam Digenjot

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:41 WIB

Konten Digital Kian Tak Terkendali, DPD RI dan KPID Jatim Desak RUU Penyiaran Dikebut

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:13 WIB

230 Cakades di Sidoarjo Dikumpulkan, Subandi Singgung Politik Uang dan Ancaman Korupsi Desa

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:43 WIB

Pasar Tradisional di Sidoarjo Terancam Sepi, Bupati Subandi Siapkan Revitalisasi dan Digitalisasi Besar-Besaran

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:36 WIB

Koperasi Merah Putih Mulai Diperkuat, Puluhan Desa di Lubuk Linggau Dapat Kendaraan Operasional

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:20 WIB

Pemkab Jember Rekrut 31 Petugas Survei PBB, Ribuan Data Pajak Bermasalah Mulai Diburu

Berita Terbaru