PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Gebyar Panutan Pajak Daerah 2025 di Taman Candra Wilwatikta Pandaan, Sabtu (27/9/2025). Acara yang dihadiri ribuan masyarakat ini menjadi ajang penghargaan bagi desa dan perusahaan yang dinilai konsisten melaksanakan kewajiban perpajakannya tepat waktu.
Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, dalam sambutannya menegaskan bahwa pajak daerah merupakan penopang utama pembangunan. Oleh karena itu, apresiasi khusus layak diberikan kepada para wajib pajak yang taat. “Terima kasih banyak kepada semua wajib pajak yang telah melaksanakan kewajibannya. Mulai dari desa-desa yang taat bayar PBB P2, sampai para perusahaan sebagai wajib pajak teladan,” ucapnya.
Menurut Rusdi, desa yang tertib membayar pajak akan mendapatkan tambahan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) sebagai bentuk penghargaan dari pemerintah daerah. Kebijakan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi desa-desa lain agar lebih disiplin.
“Semoga desa yang sudah patuh bisa menjadi contoh bagi wilayah lain, sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Selain desa, Pemkab Pasuruan juga memberikan penghargaan kepada belasan perusahaan yang dinilai sebagai wajib pajak teladan. Bupati Rusdi berharap kepatuhan itu dapat ditiru oleh pelaku usaha lain. “Kepada perusahaan sebagai wajib pajak teladan, semoga dapat ditiru oleh perusahaan lainnya,” tambahnya.
Ucapan terima kasih juga disampaikan Rusdi kepada DPRD Kabupaten Pasuruan yang selalu mendukung program-program pembangunan. Menurutnya, kerja sama eksekutif dan legislatif menjadi modal penting dalam meningkatkan kemandirian fiskal dan mempercepat realisasi pembangunan.
Sementara itu, Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Pasuruan, Yuswianto, menegaskan bahwa Gebyar Panutan Pajak Daerah dirancang sebagai bentuk penghargaan sekaligus dorongan motivasi. “Tujuan kegiatan ini adalah memberikan apresiasi kepada wajib pajak teladan yang konsisten menunaikan kewajibannya, sehingga bisa menjadi panutan bagi masyarakat lainnya,” ujarnya.
Yuswianto menjelaskan, penghargaan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pajak daerah. Ia optimistis, tingkat kepatuhan pajak di Kabupaten Pasuruan bisa tumbuh positif setiap tahun. “Dari kegiatan ini, diharapkan penghargaan yang diberikan dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi wajib pajak lainnya. Kesadaran masyarakat akan kewajiban pajak daerah juga semakin meningkat,” jelasnya.
Lebih jauh, ia menambahkan bahwa melalui peningkatan kepatuhan pajak, kemandirian fiskal daerah akan semakin terwujud. Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) diharapkan mampu mendukung pembangunan yang berkelanjutan, mulai dari infrastruktur hingga pelayanan publik.
“Semoga penghargaan ini dapat memberikan semangat bagi kecamatan dan desa lain untuk mempercepat pelunasan PBB-P2 di wilayahnya masing-masing,” tutup Yuswianto.
Lainnya:
- Bedah Rumah Insan Pendidikan Jatim Tembus 135 Unit, Khofifah Turun Langsung
- Bupati Kendal Tekankan Disiplin Jadi Kunci Profesionalisme ASN
- Khofifah Tinjau Bedah Rumah Petugas Sekolah, 135 Warga Pendidikan Terbantu
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








