PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Pasuruan menyoroti pentingnya kesiapan fisik jamaah haji di tengah padatnya rangkaian ibadah di Tanah Suci. Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, secara tegas mengingatkan jamaah agar menjaga kesehatan sebagai kunci utama kelancaran ibadah.
Pesan itu disampaikan saat pelepasan 375 jamaah calon haji kloter 7, Rabu (22/4/2026) petang. Imbauan ini menjadi krusial mengingat tingginya aktivitas fisik dan kepadatan jutaan jamaah dari berbagai negara yang berpotensi memicu kelelahan hingga gangguan kesehatan.
Menurut Rusdi, ibadah haji bukan sekadar ritual spiritual, tetapi juga menuntut ketahanan fisik yang kuat. Tanpa kondisi tubuh yang prima, jamaah berisiko tidak mampu menjalankan rangkaian ibadah secara optimal.
“Karena haji itu banyak ibadah fisiknya. Maka menjaga kesehatan selama di Tanah Suci adalah hal wajib yang harus diperhatikan,” tegasnya.
Ia meminta jamaah disiplin menjaga pola makan bergizi, cukup istirahat, dan tetap berolahraga ringan. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah kelelahan ekstrem, dehidrasi, hingga potensi penyakit yang kerap muncul saat musim haji.
Selain aspek kesehatan, Pemkab juga menekankan pentingnya solidaritas antarjamaah. Kekompakan dinilai menjadi faktor penting, terutama saat memasuki fase Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina) yang dikenal padat dan penuh tekanan.
“Jaga kekompakan, saling membantu apabila ada yang kesusahan,” ujar Rusdi.
Di sisi lain, pemerintah juga memberi perhatian pada kualitas layanan petugas haji. Rusdi meminta seluruh petugas, baik medis maupun pendamping, bekerja maksimal dan responsif terhadap kebutuhan jamaah.
“Kami harapkan petugas membantu semaksimal mungkin. Jamaah juga jangan ragu meminta bantuan,” katanya.
Imbauan ini mencerminkan fokus pemerintah daerah pada perlindungan jamaah sebagai bagian dari layanan publik. Dengan kesiapan fisik, dukungan petugas, dan solidaritas kelompok, jamaah diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan aman dan kembali dalam kondisi sehat.
“Semoga seluruh jamaah selamat pergi dan pulang, serta menjadi haji yang mabrur,” pungkasnya.
Lainnya:
- May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
- Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
- Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








