Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo Dorong Bapenda Jadi Penopang Fiskal Saat Transfer Pusat Menyusut

Jumat, 20 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo membuka Forum Konsultasi Publik 2026 dan RKPD 2027 di Bangil, Kamis (19/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo membuka Forum Konsultasi Publik 2026 dan RKPD 2027 di Bangil, Kamis (19/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menegaskan pentingnya penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam Forum Konsultasi Publik 2026 dan Forum Perangkat Daerah RKPD 2027 Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pasuruan, Kamis (19/2/2026), di Hotel Dalwa Syariah Bangil.

Forum ini menjadi momentum strategis di tengah keterbatasan fiskal daerah akibat berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat. Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Administrasi Umum Diana Lukita Rahayu, Kepala Bapperida Bakti Jati Permana, serta jajaran perangkat daerah. Agenda juga dirangkai dengan penanda purna tugas Kepala Bapenda Kabupaten Pasuruan, Lilik Widji Asri.

Dalam sambutannya, Rusdi menekankan bahwa Bapenda memiliki peran sentral dalam menjaga stabilitas fiskal daerah. Menurutnya, perencanaan pembangunan tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan pendapatan yang memadai.

“Bapenda ini sektor yang kita harapkan bisa mensubstitusi ketika transfer ke daerah berkurang. Bapperida juga tidak akan bisa merencanakan jika tidak ada uangnya,” ujar Rusdi.

Ia meminta seluruh jajaran Bapenda bekerja secara cerdas dan cermat agar target pendapatan selaras dengan kebijakan kementerian. Evaluasi terhadap kekurangan capaian harus dijadikan bahan koreksi untuk memperbaiki strategi pemungutan pajak dan retribusi daerah.

Rusdi juga menyoroti pentingnya percepatan layanan publik, terutama dalam administrasi perpajakan daerah. Menurutnya, birokrasi harus adaptif terhadap perkembangan zaman agar tidak tertinggal dari daerah lain.

“Karena keterbatasan fiskal, kita harus kerja cerdas. Pelayanan kepada masyarakat harus cepat dan responsif,” tegasnya.

Konteks ini relevan mengingat sejumlah daerah di Indonesia menghadapi tekanan anggaran akibat penyesuaian kebijakan fiskal nasional. Oleh karena itu, optimalisasi PAD menjadi salah satu solusi untuk menjaga kesinambungan pembangunan daerah.

Di akhir sambutan, Rusdi menyampaikan apresiasi atas pengabdian Kepala Bapenda yang memasuki masa purna tugas serta mendorong jajaran yang ada untuk melanjutkan kinerja secara profesional dan berintegritas.

“Pengabdian adalah fondasi pelayanan publik. Teruslah bekerja untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Pasuruan,” pungkasnya.

Penulis : Ahmad

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru