Bupati Sidoarjo Subandi Serahkan Santunan Ojol Tewas, Beasiswa Anak Jadi Sorotan

Sabtu, 11 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sidoarjo H. Subandi menyerahkan santunan kepada keluarga korban di Taman, Sabtu (11/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Sidoarjo H. Subandi menyerahkan santunan kepada keluarga korban di Taman, Sabtu (11/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menyerahkan santunan dan beasiswa kepada keluarga pengemudi ojek online korban kecelakaan kerja di Desa Pertapanmaduretno, Kecamatan Taman, Sabtu (11/4/2026). Bantuan itu diberikan agar keluarga yang ditinggalkan tetap mendapat perlindungan ekonomi dan pendidikan.

Bupati Sidoarjo H. Subandi datang langsung ke rumah duka almarhum Ambar Hariyanto. Kehadiran kepala daerah tersebut menjadi simbol bahwa pemerintah hadir di tengah warga saat menghadapi musibah.

Santunan yang diberikan merupakan manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dari BPJS Ketenagakerjaan. Penyaluran bantuan dilakukan bersama perwakilan Dinas Sosial, BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo, serta unsur Forkopimka Kecamatan Taman.

Total bantuan yang diterima keluarga korban mencapai Rp149,5 juta. Rinciannya, santunan jaminan kematian sebesar Rp70 juta dan manfaat beasiswa pendidikan anak senilai Rp79,5 juta.

Menurut Subandi, perhatian pemerintah tidak berhenti pada penyerahan dana santunan. Pemkab Sidoarjo juga ingin memastikan masa depan anak korban tetap terjaga melalui akses pendidikan yang berkelanjutan.

“Ini adalah bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa para pekerja, termasuk ojek online, mendapatkan perlindungan yang layak,” ujar Subandi.

Ia menegaskan, pendidikan anak korban menjadi prioritas utama. “Yang terpenting, anak ini harus tetap sekolah. Pemerintah akan terus mengawal agar pendidikannya tidak terhenti,” tegasnya.

Istri almarhum, Rina, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan tersebut. “Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama untuk kebutuhan anak ke depan,” katanya.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya perlindungan sosial bagi pekerja sektor informal, termasuk pengemudi ojek online yang menghadapi risiko tinggi di jalan raya. Program BPJS Ketenagakerjaan dinilai menjadi instrumen penting untuk memberi jaminan bagi pekerja dan keluarganya.

Bagi masyarakat, bantuan ini bukan hanya soal santunan, tetapi kepastian bahwa anak korban tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan.

Pungkasnya, Subandi menegaskan pemerintah daerah akan terus memperluas perlindungan tenaga kerja agar setiap warga yang bekerja memiliki jaminan keselamatan dan keluarga tidak kehilangan masa depan saat musibah terjadi.

Penulis : Tom

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru