Cegah Gangguan Saat Pengesahan PSHT, Polsek Tikung Edukasi Pemilik Warkop

Selasa, 8 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polsek Tikung saat memberikan himbauan kepada pemilik warkop di jalur Mantup–Tikung, Selasa (8/7), menjelang malam pengesahan PSHT. (ist)

Petugas Polsek Tikung saat memberikan himbauan kepada pemilik warkop di jalur Mantup–Tikung, Selasa (8/7), menjelang malam pengesahan PSHT. (ist)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Polsek Tikung melakukan kegiatan himbauan dan sosialisasi kepada pemilik warung kopi (warkop), café, dan tempat hiburan malam yang berada di wilayah hukumnya, Selasa (8/7/2025). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan Nomor: 300/23/413.126/2025 tertanggal 7 Juli 2025.

Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo melalui Kanit Samapta Aiptu Ketut G.B menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan mengingatkan para pemilik usaha malam agar tetap mematuhi ketentuan yang berlaku, khususnya terkait jam operasional dan ketertiban umum di lingkungan sekitar.

“Kami telah melaksanakan himbauan dan sosialisasi kepada para pemilik warkop dan café di sepanjang jalur Mantup–Tikung. Hal ini untuk memastikan mereka mengetahui dan memahami isi surat edaran dari Sekda Lamongan,” ujarnya.

Aiptu Ketut menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak hanya mengedepankan langkah preventif, tetapi juga akan bertindak tegas jika ditemukan pelanggaran yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.

“Kami tekankan kepada pemilik usaha untuk tidak beroperasi hingga larut malam serta tidak menyediakan fasilitas yang dapat menimbulkan kerumunan atau potensi gangguan kamtibmas lainnya,” tegasnya.

Ia juga mengimbau agar para pelaku usaha turut mendukung terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif. Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama antara masyarakat dan pihak kepolisian.

“Kami harap para pemilik café dan warkop dapat memahami pentingnya aturan ini. Kami tidak melarang orang berusaha, tapi semua harus dalam batas wajar dan sesuai aturan,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Ketut juga menambahkan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk pengawasan sekaligus pendekatan persuasif kepada masyarakat.

“Langkah ini akan kami lanjutkan dengan pemantauan rutin. Jika ke depan ditemukan pelanggaran, tentu akan kami tindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tandasnya.

Kegiatan sosialisasi ini berlangsung lancar dan mendapat sambutan positif dari sejumlah pemilik usaha yang menyatakan komitmen untuk mematuhi aturan dan mendukung terciptanya suasana aman di wilayah Tikung dan sekitarnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Berita Terbaru