LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Polsek Laren meningkatkan patroli dan pengawasan di sejumlah lokasi mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di wilayah Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, Jumat (26/6/2026). Langkah ini dilakukan sebagai upaya mencegah tindak kriminal dengan modus ganjal mesin ATM yang berpotensi merugikan masyarakat.
Kapolsek Laren AKP Anang Purwo Widodo,SH., mengatakan patroli difokuskan pada mesin ATM yang berada di lokasi strategis dan memiliki aktivitas transaksi cukup tinggi. Petugas juga melakukan pemantauan terhadap situasi di sekitar mesin ATM untuk mengantisipasi adanya aktivitas mencurigakan.
Menurutnya, modus ganjal ATM masih menjadi salah satu bentuk kejahatan yang perlu diwaspadai karena pelaku memanfaatkan kelengahan korban saat bertransaksi. Oleh sebab itu, kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mencegah aksi kriminal sebelum terjadi.
Selain melakukan patroli, personel Polsek Laren juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati ketika menggunakan mesin ATM. Nasabah diminta memastikan kondisi mesin dalam keadaan normal, menutup tombol PIN saat bertransaksi, serta tidak mudah menerima bantuan dari orang yang tidak dikenal apabila mengalami kendala.
“Apabila menemukan kondisi mesin ATM yang mencurigakan atau mengalami gangguan saat bertransaksi, segera laporkan kepada petugas kepolisian maupun pihak bank agar dapat segera ditindaklanjuti,” kata AKP Anang Purwo Widodo.
Pengawasan terhadap fasilitas perbankan menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Upaya tersebut juga diharapkan dapat menekan potensi kejahatan yang menyasar nasabah serta meningkatkan kepercayaan masyarakat saat melakukan transaksi keuangan.
Kapolsek menegaskan patroli serupa akan terus dilakukan secara berkala di sejumlah titik yang dinilai rawan. “Kami mengajak masyarakat untuk selalu waspada dan segera melapor apabila mengetahui adanya dugaan tindak kejahatan di sekitar mesin ATM agar dapat segera ditangani,” pungkasnya
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar