Cegah Stunting, Ketua PKK Pasuruan Ingatkan Orang Tua Perhatikan Gizi Anak

- Redaksi

Rabu, 17 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan Merita Rusdi Sutejo memberikan edukasi gizi anak saat Festival Isi Piringku di Gondangwetan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan Merita Rusdi Sutejo memberikan edukasi gizi anak saat Festival Isi Piringku di Gondangwetan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo, mengingatkan para orang tua agar lebih cermat memperhatikan asupan gizi bayi dan balita sebagai langkah strategis mencegah stunting sejak dini. Pesan ini disampaikannya saat menghadiri Festival Isi Piringku di Pendopo Kecamatan Gondangwetan, Selasa (16/12/2025).

Merita, yang akrab disapa Mela Rusdi, menegaskan bahwa pola makan anak memiliki dampak langsung terhadap kualitas tumbuh kembangnya. Salah satu kebiasaan yang perlu diwaspadai adalah ketergantungan pada makanan instan tanpa diimbangi konsumsi pangan segar dan bergizi seimbang.

“Masih banyak ibu rumah tangga yang memberikan makanan instan kepada anak tanpa memperhatikan keseimbangan gizinya. Jika dibiarkan, kebiasaan ini berpotensi memicu stunting,” kata Mela dalam sambutannya.

Istri Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo itu menekankan bahwa pemenuhan gizi ideal seharusnya dimulai sejak masa kehamilan. Menurutnya, makanan bergizi tidak selalu identik dengan harga mahal, karena bisa diperoleh dari potensi pangan lokal yang tersedia di lingkungan sekitar.

“Indonesia kaya sumber daya alam. Di Gondangwetan, misalnya, ikan lele mudah dibudidayakan, begitu juga sayur dan buah. Semua itu bisa menjadi sumber gizi keluarga,” ujarnya.

Selain peran ibu, Mela juga menyoroti pentingnya keterlibatan ayah dalam mendukung kesehatan anak. Dukungan moral dan perhatian ayah dinilai mampu memperkuat peran ibu dalam menjaga kualitas gizi keluarga.

“Semangat dan dukungan dari ayah sangat dibutuhkan agar ibu bisa menjalankan perannya secara maksimal demi mewujudkan anak yang sehat dan cerdas,” tuturnya.

Ia menutup dengan penegasan bahwa stunting bukan semata persoalan kesehatan, melainkan isu masa depan generasi. “Apa yang dikonsumsi anak sejak kecil akan menentukan kualitas hidupnya hingga dewasa,” pungkas Mela.

Lainnya:

Penulis : Ahmad

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Berita Terbaru