JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bertemu Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar di kediaman Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Kompleks Widya Chandra, Jakarta, Senin (29/12). Pertemuan elite koalisi ini langsung memantik spekulasi arah konsolidasi politik menjelang agenda strategis nasional dan daerah.
Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji membenarkan adanya pertemuan tersebut. Ia menyebut diskusi berlangsung cukup lama sehingga memungkinkan pembahasan berbagai isu politik aktual, termasuk wacana pemilihan kepala daerah oleh DPRD.
“Mungkin ada masalah politik juga yang ikut terbahas. Mungkin saja soal Pilkada. Waktunya cukup lama jadi bisa bahas apa saja,” ujar Sarmuji, Selasa (30/12).
Pengamat politik dari Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menilai pertemuan ini relevan, terutama karena berlangsung di penghujung tahun 2025. Menurutnya, inisiatif Dasco mencerminkan upaya menjaga kekompakan partai pendukung pemerintahan.
“Tak selamanya harus presiden yang bertemu ketua partai. Sufmi Dasco melakukan hal yang baik untuk menjaga soliditas dan teamwork koalisi,” kata Jerry, Selasa (30/12/2025).
Ia menilai langkah tersebut strategis untuk memastikan kesinambungan dukungan politik hingga 2029. Jerry bahkan memprediksi pertemuan lanjutan akan melibatkan partai lain di luar tiga partai yang hadir.
“Saya yakini ini bagian dari desain koalisi permanen 2029. Saya pikir PKS dan Demokrat bakal bergabung pada pertemuan mendatang,” ujarnya.
Terkait wacana Pilkada oleh DPRD, Jerry menyebut kehadiran pimpinan Golkar, PAN, dan PKB bukan kebetulan. Ketiga partai tersebut selama ini dikenal memiliki pandangan sejalan atas opsi tersebut.
“Barangkali pertemuan ini untuk menyatukan hati dan suara mendukung usulan itu,” ucapnya.
Jerry menambahkan, Dasco berperan penting sebagai penghubung antarpartai dalam koalisi pemerintahan. “Saya melihat Wakil Ketua DPR ini sebagai salah satu penggerak utama konsolidasi politik,” pungkasnya.
Lainnya:
- May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
- Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
- Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








