MADIUN, RadarBangsa.co.id – Pembangunan infrastruktur menjadi fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Efeknya yang berlipat terhadap sektor-sektor lain menjadikan pembangunan fisik sebagai bagian tak terpisahkan dari strategi pengembangan wilayah secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Pemerintah Desa Sidorejo, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, menunjukkan komitmen nyata dalam upaya tersebut. Melalui Dana Desa (DD) tahun anggaran 2025, Pemdes Sidorejo merealisasikan pembangunan infrastruktur berupa jalan rabat beton yang berlokasi di Dusun Sogaten, RT 03 RW 01.
Kepala Desa Sidorejo, Agus Pramono, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Madiun atas dukungan yang diberikan dalam menyalurkan Dana Desa yang sangat dibutuhkan masyarakat.
“Atas nama pemerintah desa, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Madiun yang telah membantu merealisasikan harapan warga melalui Dana Desa tahun 2025,” ungkap Agus Pramono, Senin (26/5).
Agus menjelaskan, dalam kondisi efisiensi anggaran saat ini, pihaknya bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan unsur lembaga desa lainnya menetapkan skala prioritas pada pembangunan infrastruktur jalan.
“Untuk tahun ini, kami fokus pada pembangunan jalan rabat beton dengan anggaran sebesar Rp99.080.000. Pekerjaan dilaksanakan di Dusun Sogaten sepanjang 250 meter, lebar 2,5 meter, dan ketebalan 10 sentimeter,” jelasnya.
Menariknya, seluruh proses pengerjaan dilakukan secara padat karya, melibatkan masyarakat setempat demi memberikan nilai tambah ekonomi langsung bagi warga.
Lebih lanjut, Agus menaruh harapan besar terhadap hasil pembangunan tersebut. Ia meyakini, infrastruktur yang memadai akan mempermudah mobilitas warga sekaligus membuka akses ekonomi yang lebih luas.
“Ketika akses jalan baik, otomatis roda perekonomian masyarakat juga akan bergerak lebih optimal. Ini bentuk nyata bahwa Dana Desa benar-benar membawa manfaat,” tandasnya.
Lainnya:
- Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
- May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
- Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Penulis : Wito
Editor : Zainul Arifin








