KENDAL,RadarBangsa.co.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kendal mendorong guru sekolah dasar (SD) untuk mengikuti pelatihan pengajaran Bahasa Inggris dasar sebagai persiapan penerapan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib mulai tahun ajaran 2027/2028.
Guna meningkatkan kesiapan tenaga pendidik, khususnya di sekolah yang belum memiliki guru khusus Bahasa Inggris.
Kepala Disdikbud Kabupaten Kendal, Ferinando Rad Bonay, mengatakan peningkatan kompetensi guru menjadi salah satu fokus utama dalam mendukung implementasi kebijakan pemerintah pusat terkait penguatan pembelajaran Bahasa Inggris di SD.
Menurut dia, guru kelas didorong mengikuti berbagai program pelatihan dan pengembangan kapasitas agar mampu mengajarkan Bahasa Inggris dasar kepada siswa.
“Guru kelas didorong mengikuti pelatihan pengajaran Bahasa Inggris dasar melalui Kelompok Kerja Guru (KKG), komunitas belajar, workshop kurikulum, hingga program peningkatan kompetensi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah,” ujarnya Senin (18/5/2026).
Pelatihan tersebut diharapkan dapat membantu sekolah yang masih mengalami keterbatasan tenaga pengajar Bahasa Inggris.
Selain melalui pelatihan mandiri di daerah, pemerintah pusat juga telah menyiapkan Program Pengembangan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Mengajar Bahasa Inggris (PKGSD-MBI) untuk mendukung masa transisi penerapan kebijakan tersebut.
Disdikbud Kendal menilai peningkatan kapasitas guru menjadi langkah penting agar pembelajaran Bahasa Inggris di SD dapat berjalan efektif dan sesuai dengan fase perkembangan peserta didik.
Di sisi lain, sekolah juga didorong memanfaatkan teknologi dan sumber belajar digital dalam proses pembelajaran, seperti video interaktif, lagu edukatif, smart board, hingga platform pembelajaran digital.
Dengan begitu penguatan pembelajaran Bahasa Inggris sejak dini bertujuan menyiapkan siswa agar memiliki kemampuan komunikasi dasar, literasi global, serta daya saing di era internasional.
Penulis : Rb
Editor : Arifin Zaenul


















Komentar