Di Tengah Ramadhan, BNPB Tetap Tangani Bencana, Anggota DPD RI Lia Istifhama Desak Revisi UU Kebencanaan

Jumat, 27 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto meninjau penyaluran bantuan bagi warga huntara Aceh Timur, Jumat (27/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto meninjau penyaluran bantuan bagi warga huntara Aceh Timur, Jumat (27/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Kinerja Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang tetap menjalankan penanganan bencana di tengah bulan Ramadhan mendapat perhatian Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama. Ia menilai konsistensi kerja BNPB di bawah kepemimpinan Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto menjadi momentum strategis untuk mempercepat revisi Undang-Undang Kebencanaan.

Pernyataan tersebut disampaikan Lia di Surabaya, Jumat (27/2/2026), menyusul langkah Kepala BNPB yang turun langsung memimpin penyaluran bantuan bagi warga terdampak banjir dan longsor di Kecamatan Peureulak Barat, Aceh Timur.

Dalam kegiatan tersebut, BNPB memastikan kebutuhan dasar penyintas yang tinggal di hunian sementara (huntara) tetap terpenuhi selama masa pemulihan. Bantuan yang disalurkan meliputi paket sembako, kasur, matras, kompor, karpet, hingga kipas angin guna menunjang aktivitas harian warga.

Menurut Lia, kehadiran langsung pimpinan BNPB di lapangan menunjukkan bahwa pelayanan kebencanaan tidak mengenal jeda, termasuk saat masyarakat menjalankan ibadah puasa Ramadan.

“Di tengah bulan puasa, Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto bersama jajaran tetap memastikan masyarakat terdampak menerima bantuan. Ini bukti negara tetap hadir dalam situasi darurat,” ujarnya.

Ia menilai meningkatnya intensitas bencana di Indonesia akibat perubahan iklim, tekanan lingkungan, serta pertumbuhan penduduk menuntut sistem kebencanaan yang lebih adaptif. Karena itu, revisi UU Kebencanaan dinilai mendesak agar respons pemerintah semakin cepat dan terkoordinasi.

Lia menekankan revisi regulasi perlu memperkuat aspek mitigasi risiko, kejelasan kewenangan antara pemerintah pusat dan daerah, serta kepastian pendanaan tanggap darurat agar distribusi bantuan tidak terhambat prosedur birokrasi.

Selain regulasi, ia juga menyoroti pentingnya integrasi data kebencanaan berbasis digital guna meningkatkan transparansi dan akurasi penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.

“Digitalisasi data kebencanaan penting agar verifikasi kerusakan dan distribusi bantuan berjalan lebih cepat serta tepat sasaran,” katanya.

Ia berharap pembaruan regulasi tidak berhenti pada aspek administratif, tetapi mampu menjawab kebutuhan riil di lapangan, termasuk memperkuat peran relawan dan masyarakat lokal dalam fase mitigasi hingga rehabilitasi pascabencana.

“BNPB sudah menunjukkan konsistensi kerja di lapangan. Kini regulasinya yang harus diperkuat, karena bencana merupakan bagian dari ketahanan nasional dan negara harus hadir sejak pencegahan hingga pemulihan,” pungkas Lia.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru