JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie mendesak aparat penegak hukum segera mengusut dan menangkap pemilik akun media sosial bernama Auguss Assa yang diduga mencemarkan nama baik Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Pol Dr. Royke Langie. Desakan tersebut disampaikan menyusul viralnya unggahan akun itu di Grup Manguni Sulut yang dinilai menyerang kehormatan Kapolda Sulut.
Jerry menilai unggahan yang beredar di media sosial tersebut telah merugikan nama baik Kapolda Sulut. Ia meminta aparat penegak hukum menindaklanjuti dugaan pelanggaran hukum apabila ditemukan unsur pidana dalam unggahan yang dipersoalkan.
“Lagi viral di media sosial terkait upaya pembusukan nama baik putra terbaik Sulawesi Utara yakni Kapolda Irjen Pol Dr. Royke Langie,” ujar Jerry Massie.
Menurut Jerry, unggahan tersebut tidak memiliki korelasi dengan prestasi yang diraih putra Kapolda Sulut, Josua Langie. Ia menegaskan pelantikan Josua Langie oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara sebagai peraih peringkat pertama seleksi Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 2026 merupakan capaian tersendiri yang tidak berkaitan dengan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemprov Sulawesi Utara.
“Jadi tidak ada korelasi antara anak Kapolda Sulut, Josua Langie yang dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara setelah meraih peringkat pertama seleksi Akpol 2026 dengan kasus korupsi dana hibah Sinode GMIM,” katanya.
Jerry juga menduga unggahan tersebut berkaitan dengan pihak-pihak yang tidak menerima proses penegakan hukum dalam perkara dugaan korupsi dana hibah Pemprov Sulut. Pernyataan itu merupakan pandangan pribadi Jerry Massie yang disampaikan dalam keterangannya.
“Saya menduga orang ini koleganya terduga korupsi di petinggi Sinode GMIM atau bagian dari kelompok mereka yang telah ditetapkan tersangka atas kasus korupsi dana hibah Pemprov Sulut. Barangkali kelompok pendukung koruptor tersebut tak terima dan menyerang kehormatan Royke Langie,” ungkapnya.
Ia menambahkan, akun Auguss Assa secara terang-terangan mengunggah foto keluarga Kapolda Sulut saat berada di Istana Negara. Menurutnya, tindakan tersebut semakin memperkuat dugaan adanya upaya pencemaran nama baik terhadap Kapolda Sulut.
“Saya kira orang ini harus segera ditangkap lantaran telah melakukan perbuatan tercela dan merusak harkat serta martabat bahkan nama baik Kapolda Sulut yang sarat prestasi,” tegas Jerry.
Jerry berharap aparat penegak hukum dapat melakukan pendalaman terhadap unggahan yang viral tersebut secara profesional dan objektif. “ Proses hukum yang transparan diperlukan untuk memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak, “tutupnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar