Disperindag Lamongan Temukan Beras Oplosan di Dua Ritel

Kamis, 17 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Satgas Pangan Lamongan memeriksa kemasan beras premium yang terindikasi oplosan di gerai ritel. | Foto Dok Ho/RadarBangsa

Tim Satgas Pangan Lamongan memeriksa kemasan beras premium yang terindikasi oplosan di gerai ritel. | Foto Dok Ho/RadarBangsa

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lamongan, bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian serta Satgas Pangan, menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah toko ritel pada Kamis (17/7/2025). Hasilnya, tim menemukan beras premium yang diduga merupakan hasil oplosan.

Langkah ini diambil sebagai respon cepat atas rilis dari Kementerian Pertanian yang mengungkap adanya beberapa merek beras dengan indikasi praktik oplosan, yang mulai meresahkan masyarakat.

Kepala Disperindag Lamongan, Anang Taufik, menegaskan bahwa sidak ini bersifat preventif guna menjaga stabilitas dan rasa aman di tengah masyarakat. “Kami bergerak cepat sebagai bentuk antisipasi. Sesuai dengan rilis dari Kementerian, ada beberapa merek yang perlu diwaspadai, dan kami tidak ingin keresahan itu makin meluas,” ujar Anang.

Tim gabungan tersebut menyasar dua toko ritel besar di Lamongan. Dari lokasi itu, ditemukan tiga merek beras yang terindikasi sebagai oplosan. Ketiga merek tersebut langsung diminta untuk tidak dijual dulu dan disimpan sementara.

“Kami tidak menyuruh untuk dimusnahkan atau ditarik sepenuhnya, tapi untuk sementara cukup disimpan dulu. Tujuannya agar masyarakat tidak salah persepsi dan tidak muncul kekhawatiran baru,” jelas Anang.

Ia menambahkan, langkah ini juga untuk memastikan bahwa produk pangan yang beredar di pasaran tetap aman dan sesuai standar, serta memberikan rasa tenang bagi konsumen.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui
Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora
Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan
Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan
Pengoplosan LPG Subsidi di Pasuruan Terbongkar, 8 Orang Jadi Tersangka
Pengeroyokan Remaja di Lamongan, 5 Terduga Pelaku Diamankan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:03

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:44

Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:27

Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28

Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:39

Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan

Berita Terbaru