DPRD Ngawi Bedah Ranperda, Bappeda Diubah Jadi Bapperida

Kamis, 23 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono saat rapat paripurna DPRD, Kamis (23/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono saat rapat paripurna DPRD, Kamis (23/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

NGAWI, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Ngawi mendorong perubahan besar dalam tata kelola pembangunan daerah. Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menegaskan arah kebijakan baru dengan mengubah struktur kelembagaan perencanaan menjadi lebih berbasis riset dan inovasi, dalam rapat paripurna DPRD, Kamis (23/4/2026).

Langkah ini menjadi krusial karena menyangkut kualitas layanan publik dan efektivitas pembangunan daerah. Perubahan tersebut dibahas dalam jawaban resmi atas pandangan umum fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) perubahan Perda Nomor 8 Tahun 2021 tentang perangkat daerah.

Dalam forum tersebut, Bupati menanggapi masukan dari sejumlah fraksi, mulai dari PDI Perjuangan, PKB, Gerindra, Golkar hingga fraksi gabungan. Ia menegaskan bahwa kritik dan saran DPRD menjadi bahan penting untuk memastikan kebijakan berjalan tepat sasaran.

“Masukan yang diberikan menjadi bagian penting dalam penyempurnaan kebijakan daerah agar lebih efektif dan menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujar Ony.

Salah satu poin strategis adalah perubahan nomenklatur Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menjadi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida). Transformasi ini disebut bukan sekadar administratif, melainkan upaya memperkuat fondasi kebijakan berbasis data.

Menurut Bupati, ke depan Bapperida tidak hanya menyusun rencana pembangunan, tetapi juga mengelola riset dan inovasi secara terintegrasi. Dengan pendekatan ini, pemerintah berharap kebijakan yang dihasilkan lebih akurat, efisien, dan berdampak langsung pada masyarakat.

“Setiap program pembangunan harus berbasis bukti ilmiah agar benar-benar menjawab persoalan riil warga,” tegasnya.

Integrasi tersebut dinilai penting untuk memutus praktik perencanaan yang tidak sinkron dengan kebutuhan lapangan. Riset akan menjadi dasar penyusunan program, sementara inovasi diarahkan sebagai solusi konkret atas masalah daerah, mulai dari ekonomi hingga pelayanan publik.

Selain itu, Pemkab Ngawi juga menyiapkan penguatan sistem monitoring dan evaluasi berbasis digital. Langkah ini bertujuan meningkatkan transparansi serta akuntabilitas penggunaan anggaran publik.

Bupati juga menyoroti pentingnya kolaborasi dengan perguruan tinggi dan sektor swasta agar hasil riset lebih aplikatif. Di sisi lain, partisipasi masyarakat akan diperluas melalui platform digital untuk menampung aspirasi secara terbuka.

“Pembangunan harus inklusif. Keterlibatan masyarakat menjadi kunci agar kebijakan tidak elitis dan benar-benar dirasakan manfaatnya,” tambah Ony.

Dengan perubahan ini, masyarakat diharapkan mendapat layanan publik yang lebih tepat sasaran, cepat, dan berbasis kebutuhan nyata. Pemerintah juga optimistis kebijakan ini mampu meningkatkan daya saing daerah.

“Semoga langkah ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat Ngawi dan memperkuat arah pembangunan ke depan,” pungkasnya.

Penulis : Endik

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru