PAMEKASAN, RadarBangsa.co.id – Dua rumah semi permanen di Jalan Kowel Jaya RT 001/RW 004, Kelurahan Kowel, Kecamatan Pamekasan, terbakar pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran tersebut membuat dua kepala keluarga dengan total lima jiwa terdampak.
Api diketahui muncul dari salah satu rumah warga sebelum dengan cepat merambat ke bangunan di sebelahnya. Kondisi rumah yang berdempetan serta material bangunan berupa bambu dan kayu membuat kobaran api sulit dikendalikan.
Kabid Damkar Kabupaten Pamekasan Misyanto mengatakan, petugas menghadapi kendala saat menuju titik kebakaran karena akses menuju lokasi berupa gang sempit. Sebanyak dua unit mobil pemadam kemudian dikerahkan untuk menangani kobaran api.
“Material bangunan yang didominasi bambu dan kayu membuat kobaran api merambat dengan sangat cepat. Petugas kami sempat kesulitan masuk karena gang yang sempit,” ungkap Misyanto, Kamis sore (3/9).
Petugas membutuhkan waktu sekitar 45 menit untuk melokalisir dan memadamkan api agar tidak merembet ke rumah warga lainnya. Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa.
Salah satu rumah yang terbakar diketahui milik Sitti Rahmaniyah, 42 tahun, seorang janda yang tinggal seorang diri. Dua rumah mengalami kerusakan berat dan seluruh bangunan yang terbakar merupakan rumah bilik bambu.
“Rumah Ibu Sitti Rahmaniyah dan 1 rumah tetangganya habis. Semua perabotan rumah tangga, dokumen kependudukan, surat-surat penting, serta barang berharga lainnya tidak ada yang terselamatkan,” jelas Misyanto.
Kerugian akibat kebakaran masih dalam pendataan dan sementara ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Saat api berkobar, warga sempat panik dan berhamburan keluar rumah, bahkan beberapa di antaranya berusaha memadamkan api menggunakan ember sebelum armada Damkar tiba.
“Kami sudah berteriak minta tolong. Api cepat banget besarnya. Barang-barang nggak ada yang bisa diselamatkan,” kata salah satu warga.
Misyanto mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di kawasan permukiman padat, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Ia juga meminta pengguna jalan memberi prioritas kepada kendaraan pemadam yang melintas dalam kondisi darurat.
“Jika ada mobil pemadam membunyikan sirine emergency tolong diprioritaskan diberi jalan. Dan jika ada kejadian kebakaran segera telepon di contact center 0819-7338-3113. Jangan melapor di sosial media karena akan memperlambat penanganan,” pungkasnya.
Penulis : Debora
Editor : Zainul Arifin


















Komentar