Dugaan Jual Beli Jabatan Perangkat di Desa Sidomulyo Modo Lamongan

Selasa, 16 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Proses verifikasi berkas persyaratan bakal calon perangkat Desa Sidomulyo, Kecamatan Modo, Lamongan (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Proses verifikasi berkas persyaratan bakal calon perangkat Desa Sidomulyo, Kecamatan Modo, Lamongan (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Tahapan pengisian formasi jabatan perangkat Desa Sidomulyo, Kecamatan Modo, Lamongan, tengah menuai sorotan publik. Sejumlah pihak menduga proses seleksi sarat praktik tidak sehat, mulai dari calon “titipan” kepala desa hingga isu pungutan liar bernilai ratusan juta rupiah.

Informasi yang berkembang menyebutkan, dari tiga formasi jabatan perangkat desa yang kosong, sejumlah nama calon sudah ramai dibicarakan di masyarakat. Bahkan, beredar kabar setiap kursi jabatan dipatok dengan mahar hingga Rp250 juta. Situasi ini menimbulkan dugaan kuat adanya praktik jual beli jabatan.

Masyarakat pun berharap pelaksanaan ujian seleksi benar-benar berjalan jujur dan adil. Jika tidak, dikhawatirkan proses rekrutmen justru menimbulkan persoalan hukum baru.

Salah satu calon perangkat desa meminta agar Tim Saber Pungli Kabupaten Lamongan segera turun tangan untuk mengawasi jalannya seleksi. Tim tersebut terdiri dari unsur Inspektorat, Polres Lamongan, dan Kejaksaan Negeri Lamongan.

“Kami mendesak Tim Saber Pungli turun ke Sidomulyo agar pelaksanaan pengisian jabatan perangkat desa berjalan jujur, tidak ada praktik kotor,” ungkap salah satu calon peserta ujian kepada wartawan, Senin (15/9/2025).

Kepala Desa Sidomulyo, Zainuddin Lubis, ketika dimintai tanggapan mengenai dugaan jual beli jabatan memilih irit bicara.

“Iya, saya masih repot, lain kali saya kabari ya,” singkatnya.

Sementara itu, Camat Modo Sutaji yang juga Ketua Tim Pengawas (Timwas) pengisian jabatan perangkat desa menyebut tudingan yang beredar masih sebatas dugaan.

“Kalau dugaan ya sama dengan praduga tak bersalah. Itu fitnah,” katanya singkat.

Pernyataan tersebut dinilai sebagian warga belum memberi penjelasan memadai atas isu yang berkembang.

Di sisi lain, unsur Tim Saber Pungli mulai merespons. Kasat Reskrim Polres Lamongan, AKP Rizky Akbar Kurniadi, memastikan pihaknya tidak tinggal diam.

“Siap. Akan ditindaklanjuti,” ujarnya.

Namun, hingga kini pihak Kejaksaan Negeri Lamongan maupun Inspektorat Kabupaten Lamongan belum memberikan keterangan resmi terkait langkah pengawasan yang akan ditempuh.

Publik menunggu transparansi penuh dalam proses seleksi perangkat Desa Sidomulyo.

“Jika dugaan pungli benar terjadi, maka hukum harus bicara,” pungkas seorang warga yang berharap pengawasan dilakukan secara serius.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru