BLITAR KOTA, RadarBangsa.co.id – Ajang pemilihan Duta Anak Kota Blitar 2025 mencapai puncaknya pada Rabu, (19/11/2025), di Balai Kota Koesoema Wicitra. Sebanyak 10 finalis tampil pada babak grand final setelah melalui seleksi panjang yang menilai kemampuan komunikasi, kepemimpinan, hingga kepekaan terhadap isu-isu anak di tingkat lokal.
Kepala DP3AP2KB Kota Blitar, Mujianto, menegaskan bahwa program ini dirancang untuk membentuk generasi yang mampu berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah. Ia menyebut, sejak tahap awal, panitia menerima sekitar 60 pendaftar. Setelah proses seleksi administrasi dan presentasi, hanya 10 anak yang dinilai paling siap mewakili suara anak Kota Blitar.
“Duta Anak tidak sekadar gelar. Mereka diharapkan mampu menjadi corong aspirasi anak dan agen perubahan di lingkungan masing-masing,” ungkap Mujianto. Ia menambahkan, pemimpin masa depan harus ditempa sejak dini, terutama dalam kemampuan komunikasi dan pengambilan keputusan.
Ketua TP PKK Kota Blitar, Kharisa Rizqi Umami, turut memberikan apresiasi. Menurutnya, ajang ini relevan dengan tantangan perkembangan teknologi yang menuntut anak-anak lebih adaptif dan kreatif. “Anak-anak harus tetap berpegang pada etika, menjauhi perilaku berisiko seperti narkoba, dan mampu menjadi contoh yang baik bagi teman sebayanya,” ujar Kharisa. Ia berharap Duta Anak mampu menghidupkan semangat nasionalisme sekaligus mempertahankan nilai intelektual, emosional, dan spiritual sebagaimana diwariskan Bung Karno.
Dalam grand final tahun ini, Sih Nurani Sikarini dari SMPN 4 Kota Blitar terpilih sebagai Juara 1. Posisi kedua diraih Zaidan Raziq dari MTsN 2 Kota Blitar, disusul Hanna Nurrahma dari SMPN 1 Kota Blitar di peringkat ketiga. Para pemenang diharapkan menjadi representasi suara anak pada berbagai forum kebijakan di Kota Blitar.









