Eksekutif Lamongan Pastikan APBD 2026 Pro Masyarakat

Selasa, 21 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi berjabat tangan dengan peserta usai rapat paripurna penyampaian jawaban eksekutif atas pandangan umum fraksi terkait APBD 2026 di Gedung DPRD Lamongan, Selasa (21/10/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi berjabat tangan dengan peserta usai rapat paripurna penyampaian jawaban eksekutif atas pandangan umum fraksi terkait APBD 2026 di Gedung DPRD Lamongan, Selasa (21/10/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Kabupaten Lamongan menegaskan komitmennya untuk menyusun kebijakan pembangunan yang berpihak pada kebutuhan masyarakat dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.

Penegasan itu disampaikan Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, saat memberikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi dalam rapat paripurna DPRD Lamongan, Selasa (21/10/2025). Ia menekankan, arah kebijakan fiskal tahun depan tidak hanya difokuskan pada penyelesaian masalah jangka pendek, tetapi juga pada penguatan struktur ekonomi daerah serta tata kelola pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.

“Setiap program pembangunan di Lamongan selalu kami rancang berdasarkan kebutuhan publik. Fokus utama kami tetap pada urusan wajib sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2023 tentang Pemerintahan Daerah,” ujar Yuhronur.

Menurutnya, arah kebijakan fiskal tahun depan akan difokuskan pada penguatan kapasitas keuangan daerah. Pemerintah daerah akan melaksanakan intensifikasi dan ekstensifikasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), mengoptimalkan pengelolaan aset, serta memperkuat peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Selain itu, Pemkab Lamongan juga mempercepat digitalisasi tata kelola keuangan dan layanan publik agar penggunaan anggaran semakin transparan dan efisien.

Di sektor pendidikan, Pemkab Lamongan tetap melanjutkan program prioritas Pendidikan Berkualitas dan Gratis bagi Keluarga Kurang Sejahtera (Perintis). Program ini dirancang untuk memperluas akses pendidikan dan memperbaiki sarana prasarana sekolah secara bertahap dan merata. Pemerintah daerah menerapkan pendekatan result-based budgeting agar setiap anggaran dapat memberikan hasil nyata bagi masyarakat.

Pada bidang kesehatan, Pemkab Lamongan memperkuat program “Lamongan Sehat” yang menekankan pemerataan layanan, peningkatan mutu, serta keadilan sosial. Yuhronur yang akrab disapa Pak Yes juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh fraksi DPRD atas dukungan terhadap upaya pemerataan layanan kesehatan di daerah.

Di sektor ekonomi, Pemkab Lamongan mendorong lahirnya wirausaha muda melalui program Young Entrepreneur Success dan Megpreneur. Program ini memberikan pelatihan, pendampingan, serta dukungan permodalan dan digitalisasi usaha bagi generasi muda Lamongan. “Kami ingin mencetak pengusaha muda yang inovatif dan berdaya saing,” ucap Yuhronur.

Menanggapi pandangan Fraksi Partai Golkar, pemerintah daerah juga menegaskan komitmen memperkuat ketahanan pangan dengan pendekatan terpadu. Strategi yang ditempuh mencakup penguatan kelembagaan petani, nelayan, dan peternak, regenerasi petani muda, penerapan pertanian ramah lingkungan serta smart farming, dan diversifikasi pangan lokal.

“Ketahanan pangan menjadi fondasi penting kemandirian ekonomi daerah. Karena itu, kebijakan kami diarahkan untuk memberdayakan para pelaku utama sektor pangan,” kata Yuhronur.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemkab Lamongan berharap APBD 2026 dapat menjadi instrumen pembangunan yang efektif, efisien, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. “Kami akan memastikan setiap kebijakan fiskal membawa manfaat langsung bagi rakyat Lamongan,” tutup Yuhronur.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru