FKP Kalsel Kukuhkan Pengurus Baru, Ekosistem Wirausaha Menguat

- Redaksi

Sabtu, 6 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengukuhan pengurus FKP Kalsel periode 2025 di POP Hotel Banjarmasin. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pengukuhan pengurus FKP Kalsel periode 2025 di POP Hotel Banjarmasin. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANJARMASIN, RadarBangsa.co.id – Gerakan kewirausahaan pemuda di Kalimantan Selatan memasuki fase baru setelah Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) Kalsel mengukuhkan jajaran pengurus periode 2025 dalam seremoni resmi di ballroom POP Hotel Banjarmasin, Kamis (4/12/2025). Pengukuhan tersebut menjadi momentum penting bagi generasi muda Banua untuk memperluas peran dalam pembangunan ekonomi daerah yang kini bergerak cepat mengikuti dinamika teknologi dan pasar.

Seremoni berlangsung di hadapan para pemangku kepentingan, mulai dari pengurus FKP, pelaku usaha lokal, perwakilan pemerintah, hingga institusi pendidikan. Keterlibatan berbagai unsur ini menandai bahwa pengembangan wirausaha pemuda tak lagi berdiri sendiri, melainkan dibangun melalui jejaring yang terstruktur dan kolaboratif.

Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Dr. Miftahul Chair, S.T., M.T., menyoroti bahwa tantangan ekonomi masa kini menuntut pemuda untuk tampil lebih adaptif. Ia menegaskan bahwa kemampuan menciptakan peluang kerja menjadi salah satu kunci ketahanan ekonomi daerah.

“Pemuda tidak cukup hanya menunggu kesempatan. Mereka harus mampu menciptakan kesempatan itu sendiri. FKP menjadi titik temu antara ide-ide baru dengan kebutuhan pasar yang terus berkembang,” ujarnya. Menurut Chair, ekosistem wirausaha yang kuat akan melahirkan generasi muda yang tidak hanya berani mengambil risiko, tetapi juga mampu bertahan dalam kompetisi.

Chair juga menyampaikan bahwa Kalimantan Selatan memiliki modal ekonomi yang sangat luas, mulai dari sektor UMKM, pertanian dan perikanan, ekonomi kreatif, hingga potensi hilirisasi sumber daya alam. “Semua sektor ini terbuka bagi pemuda untuk digarap secara kreatif. Nilai tambah tidak akan muncul tanpa inovasi,” jelasnya. Ia memastikan pemerintah daerah berkomitmen memperkuat akses pelatihan, pendampingan, permodalan, serta fasilitas lain yang mendukung munculnya usaha baru berbasis anak muda.

Menjelang agenda pelantikan, FKP Kalsel sebelumnya menggelar rangkaian kegiatan pada 2–3 Desember 2025 yang menghadirkan berbagai perusahaan. Pertemuan itu mendorong dialog antara pemuda wirausaha dan pelaku industri, kemudian ditutup dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai bentuk dukungan nyata terhadap gerakan wirausaha muda.

Perusahaan yang menandatangani MoU terdiri dari PT Hasnur Group, Perumda Pasar Baiman, Koperasi Bhakti Persada Nusantara, Restu Guru Group, BUMN Perikanan KalselTeng, CV Dermawan, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk, PT Megatech Mediantara Network, PT Bangun Banua, dan PT Bina Profesional Nusantara. Melalui kesepakatan tersebut, pemuda diharapkan memperoleh akses lebih luas terhadap kemitraan bisnis, jaringan pasar, dan transfer pengetahuan.

Salah satu perwakilan industri menyampaikan bahwa kolaborasi ini tidak hanya sebatas seremonial. “Kami membuka ruang kerja sama yang konkret, baik riset produk, pelatihan, maupun peluang pemasaran. Pemuda Kalsel memiliki potensi yang layak dikembangkan,” sebutnya.

Ketua FKP Kalsel, Arisandi Hidayatullah, mengungkapkan bahwa program unggulan seperti MudaPreneur Meet Up akan diperluas mencakup pendampingan intensif, mentoring lintas daerah, dan pembukaan akses pasar baru. “Kami ingin memastikan setiap anggota memiliki kesempatan berkembang dan mampu melangkah ke skala usaha yang lebih besar,” katanya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah
Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M
Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober
Jalan Rusak Kencong Disorot, Bupati Jember Turun Tangan Kejar Perbaikan
2.956 Jamaah Haji Dilepas, Bupati Jember Ingatkan Ancaman Fisik di Tanah Suci
Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:32 WIB

DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:06 WIB

Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:52 WIB

Jalan Rusak Kencong Disorot, Bupati Jember Turun Tangan Kejar Perbaikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:45 WIB

2.956 Jamaah Haji Dilepas, Bupati Jember Ingatkan Ancaman Fisik di Tanah Suci

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi

Berita Terbaru